Senin, 01 Desember 2025
Hari Senin, 01
Desember 2025 saya memulai kegiatan dengan mengikuti apel pagi di halaman
kantor Kemenag Agam. Seluruh pegawai hadir, suasananya lebih hening dari
biasanya. Kakankemenag memimpin apel dan dalam arahannya beliau menyampaikan
rasa duka yang mendalam atas bencana hidrometeorologi yang menimpa Kabupaten
Agam pekan lalu. Di antara korban terdapat ASN Kemenag dan beberapa
infrastruktur madrasah yang ikut terdampak.
Beliau mengimbau agar
seluruh ASN menunjukkan empati. Kegiatan-kegiatan perlombaan dalam rangka Hari
Amal Bhakti Kemenag yang sudah direncanakan diminta untuk ditiadakan. Situasi
duka ini mengajak kami semua untuk lebih sensitif terhadap kondisi masyarakat.
Kakankemenag juga mengajak seluruh pegawai untuk menggalang donasi demi
meringankan beban korban.
Foto apel
pagi
Setelah apel selesai,
saya dipanggil untuk mengikuti rapat staf yang langsung dipimpin oleh
Kakankemenag. Rapat ini membahas langkah-langkah cepat yang harus dilakukan
dalam waktu dekat. Agenda yang disepakati adalah pendataan ASN, guru, tenaga
kependidikan, dan keluarga besar Kemenag yang terdampak bencana. Selain itu,
dibahas juga rencana penyambutan pejabat Kemenag pusat yang dijadwalkan hari
ini akan menyalurkan bantuan langsung ke wilayah bencana. Kami juga membahas
pembentukan tim tanggap darurat Kemenag Agam serta keputusan resmi pembatalan
seluruh kegiatan lomba HAB. Di kantor,
saya juga menerima konsultasi update RDM MIN 7 Agam yang mengalami kendala
update. Alhamdulillah update berhasil dilakukan dengan cara download update
secara manual.
Foto
rapat staf dengan Kakankemenag Agam membahas agenda aksi
Siang harinya, saya
ikut berta’ziyah ke rumah mertua salah seorang ASN KUA Lubuk Basung yang
meninggal dunia pada hari Sabtu lalu. Saya berangkat bersama dengan pegawai
kantor lainnya ke Jorong Sikabu Nagari Kampung Tangah Lubuk Basung.
Hari pertama bulan
Desember ini terasa berat, tetapi penuh rasa tanggung jawab. Situasi bencana
membuat ritme kerja berubah, namun semangat untuk saling menopang menjadi lebih
kuat. Saya bersiap menjalankan tugas-tugas lanjutan sesuai hasil rapat, sambil
berharap Kabupaten Agam segera pulih dari musibah.
Selasa, 02 Desember 2025
Hari ini saya berkegiatan di kantor.
Pada pagi hari saya mengikuti rapat koordinasi persiapan penyaluran bantuan
bersama Kasubag TU dan staf. Rapat memutuskan untuk turun langsung ke wilayah
Sungai Batang yang terdampak bencana hidrometeorologi. Tim bergerak cepat untuk
belanja barang kebutuhan mendesak menggunakan donasi yang terkumpul melalui
rekening social Kemenag. Barang yang diprioritaskan adalah makanan siap saji,
air minum, perlengkapan mandi, pakaian dalam, serta pakaian bayi.
Setelah semua terkumpul dan dibagi
dalam 30 paket, rombongan berangkat ke Kecamatan Tanjung Raya dipimpin langsung
oleh Kepala Kantor Kemenag Agam, diikuti oleh Ketua DWP, Kasubag TU, saya
sendiri serta staf kantor menggunakan 3 armada mobil. Target penyaluran adalah
warga terdampak di Jorong Bancah Maninjau dan keluarga salah seorang staf
kantor yang ikut terdampak juga. Selesai di Jorong Bancah, target penyaluran
selanjutnya adalah guru dan siswa MAN 1 Agam. Di kampus MAN 1 Agam juga
rombongan melihat situasi lingkungan madrasah yang terdampak cukup parah
sehingga sejak hari Kamis kemarin, proses belajar mengajar tidak terlaksana
secara normal.
Untuk memastikan penyaluran tepat
sasaran, koordinasi dilakukan dengan Pos Komando BPBD yang berada di rumah
dinas Bupati Agam. Saya memantau alur pendistribusian agar bantuan segera
diterima oleh keluarga korban ASN, guru, dan masyarakat yang terdampak.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya aksi nyata dalam pelayanan kemanusiaan.
Empati bukan hanya ucapan, tetapi pergerakan cepat dan tepat di lapangan.
Foto penyaluran bantuan dan
peninjauan lokasi terdampak bencana longsor
Rabu,
03 Desember 2025
Pagi ini saya memulai aktifitas di
kantor. Setelah mengisi presensi, saya menyempatkan diri berolahraga ringan
seperti biasa untuk menjaga kondisi fisik. Usai berolah raga, saya menuju
Kantor Pelayanan Pajak untuk mengurus Coetax sebagai bagian dari kewajiban
administrasi.
Menjelang siang, saya melakukan
kunjungan ke MTsN 4 Agam dalam rangka monitoring pelaksanaan asesmen sumatif
akhir semester ganjil. Saya berdialog dengan para wakil kepala madrasah serta
Kaur TU. Mereka menyampaikan beberapa kendala teknis terkait pelaksanaan
asesmen dan persoalan yang muncul selama semester berjalan. Kepala madrasah
sedang tidak berada di tempat sehingga pembahasan difokuskan pada evaluasi
rutin dan perbaikan pelaksanaan asesmen pada semester berikutnya.
Siangnya saya kembali ke kantor
untuk menyusun laporan hasil kunjungan dan menuntaskan administrasi kegiatan. Saya
juga menerima konsultasi kepala madrasah MTsS Tantaman dan MTsS Gumarang
mengenai teknis asesmen sumatif akhir semester dalam kondisi pembelajaran
darurat. Saya memberikan saran agar dilaksanakan menyesuaikan kondisi, bisa
dengan cara mendiktekan atau ujian lisan, sebab karena listrik masih mati dan
sinyal HP juga tidak bisa digunakan. Kegiatan hari ini memberi gambaran
mengenai kondisi riil pelaksanaan asesmen di madrasah serta kebutuhan pembinaan
lanjutan untuk menjamin ketertiban, efektivitas, dan mutu layanan pendidikan.
Kamis, 4 Desember 2025
Hari ini saya melakukan monitoring
pelaksanaan asesmen sumatif akhir semester ganjil di MTsN 9 Agam. Setibanya di
madrasah, saya disambut langsung oleh kepala madrasah dan diarahkan untuk
melihat proses pelaksanaan asesmen di kelas. Saya memeriksa kelengkapan
administrasi, mulai dari daftar hadir peserta didik, berita acara, hingga
bentuk soal yang digunakan guru.
Dari hasil telaah sederhana terhadap
naskah soal, sebagian besar guru masih menggunakan tipe soal yang cenderung
standar dan belum mengarah pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Saya menyampaikan
masukan agar pada semester berikutnya guru mulai dilatih menyusun pertanyaan
yang memicu analisis, evaluasi, dan kreativitas siswa sesuai dengan prinsip
pembelajaran mendalam.
Dalam kesempatan tersebut, kepala
madrasah juga menyampaikan persoalan yang sedang dihadapi terkait penggunaan
ruang kantin. Ruangan tersebut rencananya akan dijadikan ruang belajar tambahan
karena keterbatasan kelas, sementara ada pihak yang ingin memanfaatkannya
sebagai kantin. Masalah menjadi sensitif karena tanah yang digunakan merupakan
wakaf dari salah seorang warga. Pihak keluarga sudah meminta agar ruangan tidak
digunakan untuk berjualan, namun masih terjadi perbedaan persepsi di lapangan.
Saya memberikan saran agar penyelesaiannya dilakukan secara persuasif, menghadirkan
pihak keluarga wakaf, komite madrasah, dan tokoh masyarakat agar keputusan yang
diambil tetap menjaga amanah wakaf serta kebutuhan ruang belajar madrasah.
Foto kegiatan monitoring di MTsN 9 Agam
Usai dari MTsN 9 Agam, saya
melanjutkan perjalanan ke MTsS Muhammadiyah Kampung Tangah. Di madrasah ini,
saya kembali melakukan monitoring pelaksanaan asesmen serta berdialog dengan
kepala madrasah. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah rencana
penyelenggaraan workshop peningkatan kapasitas guru. Saya memberikan beberapa
opsi tema pelatihan, seperti penyusunan soal berbasis HOTS, strategi
pembelajaran mendalam, serta pemanfaatan AI dalam penyusunan bahan ajar.
Foto
monitoring di MTsS Muhammadiyah Kampung Tangah
Kunjungan hari itu ditutup dengan monitoring
ke MTsS Muhammadiyah Manggopoh. Saya diterima oleh kepala madrasah dan kembali
melihat proses asesmen di kelas serta menyampaikan beberapa catatan ringan
untuk perbaikan penyelenggaraan asesmen semester berikutnya.
Foto
monitoring di MTsS Muhammadiyah Manggopoh
Jum’at, 05 Desember 2025
Hari Jum'at 5 Desember 2025 saya
hadir di kantor sejak pagi untuk mempersiapkan penyaluran bantuan bagi korban
bencana galodo di Malalak Timur. Sebenarnya hari ini saya ada jadwal khutbah
Jum’at di Masjid Ruhama Ampu, tetapi karena ada kegiatan ini saya mencari
pengganti. Sekitar pukul 8 saya bergerak menuju lokasi dengan mengemudikan
kendaraan yang membawa paket bantuan berupa sembako. Saya beriringan dengan
mobil Kasubag TU yang juga membawa bantuan kebutuhan pokok. Sasaran penyaluran
adalah Kepala MIS Toboh Malalak yang rumahnya hilang akibat bencana serta para
siswa yang terdampak.
Setibanya di Malalak rombongan dari
Kemenag Agam bertemu dengan rombongan penyaluran bantuan dari Kanwil Kemenag dan
Kepala Kantor Kemenag Agam yang sudah berada di lokasi. Serah terima bantuan
dilaksanakan di area yang terdampak langsung oleh galodo. Penyaluran dan
koordinasi lapangan berlangsung sampai sore, menyesuaikan kondisi lapangan dan
kebutuhan prioritas masyarakat.
Foto
penyerahan bantuan di Toboh Malalak Timur
Senin, 08 Desember 2025
Hari Senin, 8 Desember 2025, saya
memulai kegiatan di kantor dengan mengikuti apel pagi bersama seluruh pegawai.
Pembina apel adalah Kasubbag TU yang menyampaikan suasana duka yang masih
meliputi Kabupaten Agam pasca bencana galodo. Kantor Kementerian Agama Agam
berperan dalam pengumpulan dan penyaluran donasi bagi para korban yang sampai
hari ini masih berada di lokasi pengungsian.
Setelah apel pagi, saya melanjutkan
kegiatan dengan melakukan kajian mandiri terhadap KMA Nomor 1503 Tahun 2025.
Regulasi ini rencananya akan segera disosialisasikan kepada para pengawas,
kepala madrasah dan guru oleh Tim Pengembang Kurikulum Kantor Wilayah
Kementerian Agama Sumatera Barat. Kajian difokuskan pada substansi penguatan
pembelajaran mendalam, penataan kegiatan kokurikuler dan penegasan standar
pelaksanaan kurikulum di madrasah.
Selain kajian regulasi, saya
melaksanakan verifikasi dokumen Evaluasi Diri Madrasah atau EDM pada satuan
pendidikan binaan. Kegiatan verifikasi dilakukan untuk memastikan kelengkapan
data, kesesuaian indikator mutu, serta penetapan prioritas program peningkatan
madrasah pada tahun berjalan.
Selasa, 09 Desember 2025
Hari Selasa, 9 Desember 2025 ini
benar-benar saya habiskan di kantor karena sejak pagi hujan tidak berhenti.
Suasana dingin membuat saya memilih fokus menyelesaikan pekerjaan yang bisa
dilakukan dari meja kerja. Begitu tiba di kantor, saya langsung melanjutkan
kajian terhadap KMA 1503 Tahun 2025. Saya mencoba menelaah pasal demi pasal
sambil mencatat poin yang perlu diterjemahkan menjadi pedoman praktis untuk
kepala dan guru madrasah.
Pukul 09.00 saya mengikuti zoom
tentang manajemen talenta ASN Gen Z. Materinya menarik karena membahas
perubahan pola kerja ASN, pola rekrutmen, kebutuhan kompetensi baru dan
bagaimana memetakan potensi generasi muda ASN agar lebih adaptif. Setelah sesi
itu selesai pada pukul 10.00, saya langsung pindah ke zoom berikutnya yaitu
rakor tim pengembang kurikulum Kanwil Kemenag. Fokus bahasan adalah penyiapan
panduan kurikulum baru sesuai KMA 1503 tahun 2025. Beberapa hal teknis mulai
dibicarakan seperti penataan beban belajar, penguatan pembelajaran mendalam dan
sinkronisasi kegiatan kokurikuler.
Selesai rakor sekitar pukul 12.00,
saya beristirahat sebentar lalu melanjutkan kegiatan zoom Forum Pendidik
Madrasah Inklusi. Acara ini berisi pengukuhan pengurus pengganti antar waktu
FPMI Sumatera Barat. Ada arahan dari Ketua FPMI Pusat tentang penguatan layanan
inklusi di madrasah, terutama terkait identifikasi awal peserta didik,
penyesuaian pembelajaran, dan pentingnya peningkatan kapasitas guru agar setiap
anak terlayani secara layak.
Sepanjang hari saya berganti dari
satu layar ke layar berikutnya sambil terus membuat catatan untuk bahan
sosialisasi dan pendampingan di madrasah. Cuaca boleh buruk, tapi pekerjaan
tetap berjalan. Hari ini menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman
kebijakan baru dan memperkaya wawasan dari berbagai forum.
Rabu, 10 Desember 2025
Hari Rabu, 10 Desember 2025 ini saya
memilih bekerja penuh di kantor. Cuaca masih belum stabil setelah bencana
banjir bandang beberapa minggu terakhir. Hujan turun hampir setiap hari dan
beberapa ruas jalan ke madrasah masih rawan dilalui. Karena itu saya memutuskan
tidak melakukan kunjungan lapangan.
Fokus utama saya hari ini adalah
menyelesaikan slide presentasi sosialisasi KMA 1503 Tahun 2025. Saya mencoba
merangkum seluruh regulasi yang berkaitan agar kepala dan guru madrasah nanti
bisa memahami alurnya secara utuh. Saya susun mulai dari perubahan struktur
kurikulum, arah kebijakan pembelajaran mendalam, penguatan kokurikuler, hingga
konsekuensi teknis yang wajib diikuti madrasah. Setiap poin saya usahakan
ringkas tetapi tetap memberi gambaran jelas agar mudah diimplementasikan.
Saya menghabiskan waktu berjam-jam
untuk menata ulang alur presentasi. Saya ingin agar materi ini tidak
membingungkan. Banyak istilah baru dalam regulasi yang harus saya sederhanakan
menjadi bahasa yang lebih operasional. Ada juga beberapa bagian yang perlu saya
cek silang dengan aturan terkait agar tidak menimbulkan salah pemahaman.
Walaupun hanya bekerja dari kantor,
hari ini cukup produktif. Situasi cuaca yang belum bersahabat justru memberi
ruang bagi saya untuk fokus menyusun materi sosialisasi yang akan digunakan
pada akhir Desember nanti. Materi ini diharapkan bisa membantu madrasah
memahami arah kebijakan baru dan menyesuaikan program kerja mereka di tahun
2026.
Kamis, 11 Desember 2025
Hari Kamis, 11 Desember 2025, saya
kembali berkegiatan penuh di kantor. Sejak pagi saya mulai mengikuti Pelatihan
Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar yang diselenggarakan Pusbangkom
SDM Kemenag melalui platform Pintar Kemenag. Pelatihan ini berlangsung daring
selama lima hari, dari 11 sampai 15 Desember.
Materi yang disajikan cukup
komprehensif. Mulai dari konsep dasar pendidikan inklusif, prinsip layanan,
pemetaan kebutuhan belajar, strategi pembelajaran diferensiasi, sampai peran
pengawas dalam memastikan madrasah benar-benar ramah bagi semua peserta didik.
Setiap modul terasa relevan dengan tugas saya mendampingi madrasah yang
memiliki ragam karakteristik siswa.
Saya mengikuti sesi hari pertama
sambil mencatat poin-poin penting yang bisa langsung saya integrasikan ke dalam
pembinaan madrasah. Pendekatan inklusif ini sejalan dengan arah kebijakan
kurikulum terbaru. Karena itu pelatihan ini menjadi bekal yang kuat untuk
memperkuat layanan pembelajaran di madrasah nanti.
Sepanjang hari saya fokus
menyelesaikan modul-modul awal, berdiskusi di forum, dan menyiapkan rencana
bagaimana materi ini akan saya konversi menjadi panduan ringkas untuk kepala
dan guru. Meskipun bekerja dari kantor saja, hari ini terasa produktif.
Pelatihan daring ini membuka sudut pandang baru tentang bagaimana madrasah bisa
benar-benar menjadi ruang belajar yang menerima semua anak tanpa kecuali.
Jum’at, 12 Desember 2025
Hari Jum'at, 12 Desember 2025, saya
kembali melanjutkan pelatihan Pendidikan Inklusif hari kedua melalui platform
Pintar Kemenag. Materinya semakin membuka wawasan saya tentang bagaimana
layanan pendidikan yang adil dan adaptif bisa benar-benar diterapkan di
madrasah. Ada banyak contoh kasus dan strategi praktis yang membuat saya
semakin memahami pentingnya membangun lingkungan belajar yang ramah bagi semua
siswa.
Menjelang siang saya bersiap untuk
menyampaikan khutbah Jum'at di Masjid Baiturrahman Sitingkah Tapi. Tema yang
saya bawa berkaitan dengan pentingnya menjaga ketenangan jiwa dan memperkuat
hubungan dengan Al Qur'an sebagai pedoman hidup. Jamaah cukup antusias dan
suasana khutbah berjalan dengan baik.
Setelah kembali ke kantor, saya
melanjutkan pekerjaan administrasi sambil membantu seorang rekan pengawas yang
meminta file slide presentasi sosialisasi KMA 1503 tahun 2025. Saya kirimkan materi
yang sudah saya susun agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembinaan di
daerahnya.
Hari ini saya tetap berada di kantor
karena kondisi cuaca belum stabil, namun kegiatan berjalan efektif. Pelatihan
hari kedua memberi banyak ide baru untuk diterapkan dalam pembinaan madrasah
nantinya.
Sabtu, 13 Desember 2025
Walaupun bukan hari kerja, tetapi
karena diundang oleh MI Plus Hayatul Mubarak Lubuk Basung untuk membuka acara
Lomba Tahfdz dan Mewarnai antar TK/RA se-Kecamatan Lubuk Basung sekaligus
mewakili Kepala Kantor Kemenag Agam, tetap saya hadiri. Lomba ini diadakan
dalam rangka mensosialisasikan keberadaan MI Plus ini kepada masyarakat. Dalam
sambutan pembukaan, saya menyampaikan tentang peran penting orang tua dan
masyarakat dalam peletakan dasar-dasar karakter kuat kepada anak-anak TK/RA
untuk lebih siap memasuki Pendidikan dasar di SD/MI. MI Plus ini dapat menjadi
pilihan tepat untuk membentuk karakter anak yang kuat, disiplin dan berakhlak
karena disini mengajarkan semua yang dibutuhkan masyarakat pada saat ini.
Foto
kegiatan di MI Plus Hayatul Mubarak Lubuk Basung
Senin, 15 Desember 2025
Hari Senin, 15 Desember 2025, saya
kembali berkegiatan di kantor. Fokus utama hari ini masih mengikuti pelatihan
Pendidikan Inklusif melalui platform Pintar Kemenag. Materinya cukup padat dan
menuntut konsentrasi tinggi. Setiap sesi mengajak peserta memahami konsep,
regulasi, dan praktik layanan inklusif di madrasah secara lebih konkret. Saya
berusaha mengikuti dengan serius karena materinya sangat relevan dengan tugas
pengawasan.
Di sela-sela pelatihan, saya
memanfaatkan waktu untuk menuntaskan bahan presentasi sosialisasi KMA Nomor
1503 Tahun 2025. Sosialisasi ini dijadwalkan mulai tanggal 16 Desember dan akan
dilaksanakan ke seluruh kabupaten dan kota se Sumatera Barat. Kegiatan tersebut
dilaksanakan oleh Tim Pengembang Kurikulum Kanwil Kemenag Sumbar, dan saya
termasuk di dalam tim tersebut. Saya memastikan materi yang disusun ringkas,
sistematis, dan mudah dipahami oleh kepala madrasah dan guru agar bisa langsung
diimplementasikan.
Selain itu, saya juga mengikuti zoom
meeting rapat koordinasi persiapan sosialisasi bersama anggota tim lainnya.
Dalam rapat tersebut dibahas teknis pelaksanaan, pembagian peran narasumber,
serta penajaman substansi materi agar pesan kebijakan KMA 1503 benar-benar
tersampaikan dengan baik.
Sepanjang hari saya lebih banyak
berada di depan laptop. Meski melelahkan, kegiatan hari ini terasa produktif
karena pelatihan inklusif dan persiapan sosialisasi kurikulum berjalan
beriringan dan saling menguatkan.
Selasa, 16 Desember 2025
Hari Selasa, 16 Desember 2025, saya
masih berkegiatan di kantor. Faktor cuaca menjadi pertimbangan utama. Hujan
turun hampir setiap hari dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kondisi ini
berdampak pada akses jalan yang di beberapa titik masih rusak sehingga kurang
aman untuk mobilitas ke madrasah. Di sisi lain, kegiatan ujian di madrasah
sudah selesai. Sebagian besar madrasah sedang fokus pada penyiapan rapor siswa
dan pelaksanaan class meeting.
Walaupun tidak turun ke lapangan,
saya tetap mengisi hari dengan kegiatan produktif. Fokus utama saya adalah
mengkaji dua regulasi penting yang baru terbit, yaitu KMA Nomor 1503 Tahun 2025
dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 9941 Tahun 2025 tentang Capaian
Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada Madrasah. Dua regulasi ini akan menjadi
acuan resmi pembelajaran pada semester berikutnya. Karena itu, sebagai pengawas
madrasah, saya merasa wajib memahami arah kebijakan, struktur, dan implikasi
teknisnya terlebih dahulu sebelum disosialisasikan ke kepala dan guru madrasah.
Saya membaca regulasi secara
bertahap, mencatat poin-poin kunci, serta mencoba memetakan perubahan
substansial dibandingkan aturan sebelumnya. Fokus saya adalah bagaimana
kebijakan ini bisa diterjemahkan menjadi praktik pembelajaran yang realistis
dan aplikatif di madrasah.
Selain kajian regulasi, saya juga
ikut membantu penyiapan slide presentasi untuk kegiatan sosialisasi
implementasi KMA 1503 Tahun 2025. Saya berupaya agar materi presentasi tidak
hanya normatif, tetapi juga memberi gambaran konkret tentang langkah-langkah
implementasi di satuan pendidikan. Hari ini lebih banyak saya habiskan di depan
laptop, namun terasa bermakna karena menjadi bagian dari proses menyiapkan
madrasah menghadapi kebijakan baru.
Rabu, 17 Desember 2025
Hari Rabu, 17 Desember 2025, saya
menghadiri kegiatan sosialisasi implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025 untuk
madrasah wilayah Agam bagian Barat. Kegiatan dipusatkan di MTsN 9 Agam dan
diikuti oleh kepala madrasah serta guru dari berbagai jenjang. Saya hadir
sebagai pengawas madrasah untuk mengikuti jalannya kegiatan sekaligus
memastikan substansi kebijakan dapat dipahami dengan baik oleh peserta.
Setelah kegiatan pembukaan selesai,
saya meninggalkan lokasi untuk menghadiri rapat monitoring dan evaluasi
kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri
Lubuk Basung. Dalam kegiatan ini, saya mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Agam. Rapat membahas kepatuhan lembaga terhadap kewajiban jaminan
ketenagakerjaan serta penguatan koordinasi lintas instansi.
Usai mengikuti rapat, saya kembali
ke kantor. Sisa waktu saya gunakan untuk mempersiapkan diri menghadapi kegiatan
sosialisasi implementasi KMA 1503 Tahun 2025 yang akan dilaksanakan pada hari
Kamis, 18 Desember 2025 di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, Lubuk
Sikaping. Pada kegiatan tersebut, saya dijadwalkan menjadi narasumber.
Persiapan difokuskan pada penguatan pemahaman materi dan penyesuaian
penyampaian agar mudah diterapkan oleh madrasah.
Foto
kegiatan di MTsN 9 Agam
Foto kegiatan
di Kantor Kejaksaan Negeri Lubuk Basung
Kamis, 18 Desember 2025
Hari Kamis, 18 Desember 2025, saya
melaksanakan tugas dari Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sumatera Barat
untuk menyosialisasikan KMA Nomor 1503 Tahun 2025 kepada para pengawas
madrasah, kepala madrasah, dan wakil kepala bidang kurikulum di lingkungan
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman.
Kegiatan dilaksanakan di aula Kantor
Kemenag Kabupaten Pasaman di Lubuk Sikaping. Saya didampingi oleh Ketua Tim
Sarana Kanwil Kemenag Sumbar Bapak Firdaus beserta tim, serta Kasi Penmad
Kemenag Kabupaten Pasaman. Kehadiran unsur kanwil dan kabupaten membuat
kegiatan berjalan lebih terarah dan solid.
Dalam sosialisasi, saya memaparkan
arah kebijakan KMA 1503 Tahun 2025, perubahan mendasar dibanding regulasi
sebelumnya, serta implikasinya terhadap perencanaan pembelajaran, penguatan
pembelajaran mendalam, kokurikuler, dan Kurikulum Berbasis Cinta. Saya menekankan
pentingnya peran kepala madrasah dan pengawas dalam memastikan regulasi ini
tidak berhenti di dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan di ruang kelas.
Suasana kegiatan berlangsung hidup
dan interaktif. Banyak pertanyaan muncul dari peserta, terutama terkait teknis
penerapan di madrasah dengan kondisi sumber daya yang beragam. Diskusi berjalan
dua arah, saling berbagi praktik dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Saya
melihat antusiasme peserta cukup tinggi, menandakan adanya kesadaran bersama
bahwa regulasi ini menjadi pijakan penting bagi arah pengembangan madrasah ke
depan.
Foto
kegiatan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pasaman
Jum’at, 19 Desember 2025
Hari Jum’at, 19 Desember 2025,
kegiatan saya dimulai dari kantor dengan menyelesaikan laporan kegiatan dan
berbagai urusan administratif yang perlu dirapikan menjelang akhir tahun
anggaran. Saya fokus memastikan dokumen tertata dan data yang dibutuhkan siap
jika sewaktu-waktu diminta.
Sekitar jam 9 pagi, saya mewakili
Kepala Kantor Kemenag Agam menghadiri rapat finalisasi data bencana
hidrometeorologi Kabupaten Agam yang dilaksanakan di Kantor Bappeda. Dalam
rapat tersebut, saya menyampaikan data lengkap terkait dampak bencana terhadap
satuan pendidikan dan sumber daya di bawah Kemenag Agam. Data yang saya
sampaikan meliputi kondisi madrasah, TPQ, jumlah siswa, guru, serta pegawai
Kemenag Agam yang terdampak bencana dalam beberapa pekan terakhir hingga saat
ini. Penyampaian data ini penting sebagai dasar perencanaan penanganan dan
kebijakan lanjutan dari pemerintah daerah.
Setelah kegiatan rapat selesai, saya
mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas keagamaan. Saya memberikan khutbah
Jum’at di Masjid Baitul Makmur Manggopoh. Tema khutbah yang saya sampaikan
adalah pentingnya melakukan muhasabah atau introspeksi diri menjelang akhir
tahun. Saya mengajak jamaah untuk menilai kembali perjalanan hidup selama
setahun terakhir, mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa, dan menata niat
serta langkah agar tahun yang akan datang dapat dijalani dengan keadaan yang
lebih baik, lebih bermakna, dan lebih bertanggung jawab.
Foto
kegiatan di Kantor Bappeda Kabupaten Agam
Hari ini adalah hari penutup tahun
2025 bagi saya karena saya berencana untuk mengambil cuti tahunan selama 6 hari
kerja sampai akhir tahun ini. Saya juga sudah mengurus izin cuti dari tanggal
22-31 Desember 2025.
Sabtu, 27 Desember 2025
Hari Sabtu, 27 Desember 2025,
meskipun secara administratif saya berada dalam masa cuti, saya tetap memenuhi
undangan pembinaan di MIS Plus Hayatul Mubarak. Saya memandang kegiatan ini
sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan pengabdian, karena pembinaan guru
dan kepala madrasah tidak selalu terikat hari kerja.
Pada kesempatan ini, saya dipercaya
menjadi narasumber untuk tiga materi utama. Materi pertama adalah implementasi
KMA Nomor 1503 Tahun 2025. Saya menjelaskan arah kebijakan kurikulum madrasah
yang baru, perubahan paradigma pembelajaran, serta implikasinya pada
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran di madrasah. Saya
menekankan bahwa regulasi ini hadir untuk memudahkan madrasah bergerak adaptif
terhadap perubahan zaman, bukan untuk menambah beban administratif.
Materi kedua membahas profil guru
madrasah dan pelayanan prima. Saya mengajak para guru merefleksikan perannya
sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan. Guru madrasah dituntut memiliki
integritas, kepedulian, serta sikap melayani dengan hati. Pelayanan prima tidak
hanya ditujukan kepada siswa dan orang tua, tetapi juga tercermin dalam budaya
kerja, komunikasi, dan kolaborasi antarpendidik di madrasah.
Materi ketiga berkaitan dengan
pemanfaatan teknologi AI untuk memudahkan pekerjaan guru dan etika bermedia
sosial. Saya memperkenalkan pemanfaatan AI secara praktis, mulai dari membantu
perencanaan pembelajaran, pembuatan bahan ajar, refleksi pembelajaran, hingga
pengelolaan administrasi guru. Pada saat yang sama, saya mengingatkan
pentingnya etika bermedia sosial agar guru tetap menjaga marwah profesi, bijak
dalam berbagi konten, serta mampu menjadikan media sosial sebagai sarana
edukasi dan inspirasi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana
hangat dan dialogis. Para kepala dan guru terlihat antusias, banyak berdiskusi,
dan berbagi pengalaman nyata di lapangan. Bagi saya, kegiatan ini menjadi
pengingat bahwa pembinaan yang bermakna lahir dari kehadiran, ketulusan, dan
kesediaan untuk terus belajar bersama, kapan pun dan di mana pun.
Foto
kegiatan di MIS Plus Hayatul Mubarak Lubuk Basung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar