Bulan Pebruari 2026

 LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

Hari/Tanggal : Senin, 2 Februari 2026

Lokasi             : Hotel Dymens, Bukittinggi

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Mengikuti Pembukaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) oleh Kakanwil Kemenag Sumbar.

Sertifikat/Laporan Kegiatan

1

Dokumen

Dibuka oleh Bapak H. Mustafa, M.A.

2

Menyimak materi motivasi dan kebijakan teknis PKKM oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumbar.

Catatan Materi

1

Dokumen

Narasumber: Bapak H. Hendri Pani Dias, S.Ag, MA.

3

Koordinasi teknis pelaksanaan PKKM bersama Ketua Tim GTK dan Kankemenag Agam.

Instrumen PKKM

1

Kegiatan

Narasumber: Bapak Dr. Jon Of Riezal, S.Ag, M.Pd.

Analisis Strategis:

Kehadiran saya dalam pembukaan PKKM di Bukittinggi yang dihadiri langsung oleh Bapak Kakanwil merupakan momentum penting untuk menyelaraskan visi pengawasan di tingkat provinsi dengan implementasi di Kabupaten Agam. Dari arahan yang disampaikan, saya menangkap esensi bahwa PKKM tahun ini harus lebih menitikberatkan pada dampak nyata kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu lulusan, bukan sekadar kelengkapan berkas fisik.

Secara pribadi, saya juga mulai mengupgrade kompetensi akademik saya melalui pelatihan Systematic Literature Review. Saya memandang bahwa seorang pengawas harus memiliki basis data dan literasi riset yang kuat agar setiap rekomendasi pembinaan yang saya berikan kepada madrasah memiliki landasan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Integrasi antara kebijakan birokrasi dan ketajaman akademis ini menjadi fokus utama saya dalam menjalankan tugas di awal Februari ini.

Saran Inovasi:

Berdasarkan pengalaman pembukaan PKKM hari ini, saya berencana untuk menginisiasi "Klinik Literasi Digital SLR" bagi guru-guru di madrasah binaan. Saya ingin berbagi metode pencarian referensi ilmiah menggunakan AI Prompting yang saya pelajari dari Ebizmark, agar guru-guru kita lebih mudah dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk kenaikan pangkat. Selain itu, saya menyarankan adanya "Digital Showcase PKKM" pada setiap madrasah, di mana seluruh bukti kinerja kepala madrasah ditampilkan dalam bentuk portofolio digital yang interaktif, sehingga memudahkan tim penilai dalam melakukan verifikasi secara efisien dan ramah lingkungan (paperless).


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

Hari/Tanggal : Selasa, 3 Februari 2026

Lokasi             : MTsN 7 Agam, Kantor Kemenag Agam, dan MIN 7 Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4 Tahunan di MTsN 7 Agam bersama Tim Monitoring Kanwil dan Kemenag Kab. Agam.

Laporan Penilaian Kinerja

1

Dokumen

Berjalan lancar dengan fokus prestasi siswa/guru dan sarpras.

2

Melaporkan rencana cuti tahunan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam.

Izin/Koordinasi Cuti

1

Laporan

Rencana cuti 5-6 Februari 2026.

3

Melakukan pendampingan teknis persiapan PKKM bagi Kepala Madrasah dan Tim di MIN 7 Agam.

Dokumen Persiapan

1

Kegiatan

Memastikan kelengkapan administrasi instrumen PKKM.

Analisis Strategis

Pelaksanaan PKKM 4 Tahunan di MTsN 7 Agam hari ini memberikan gambaran objektif mengenai keberhasilan kepemimpinan Pak Salman Pas. Saya mencatat bahwa prestasi yang diraih siswa dan guru, serta kemajuan fisik madrasah, merupakan buah dari sinergi yang sangat kuat antara pihak madrasah dengan komite. Pola koordinasi seperti ini saya nilai sebagai praktik manajerial unggulan yang patut dipertahankan dan ditularkan ke madrasah lain.

Selanjutnya, dalam kunjungan pendampingan ke MIN 7 Agam, saya fokus pada penguatan instrumen persiapan PKKM agar tim di sana mampu menyajikan data yang akurat dan akuntabel. Terkait rencana cuti tahunan yang telah saya koordinasikan dengan Bapak Kakankemenag, saya berkomitmen untuk memastikan seluruh tugas administratif dan jadwal pendampingan madrasah binaan telah terdelegasi dengan jelas sebelum saya meninggalkan kantor.

Saran Inovasi

Melihat capaian luar biasa di MTsN 7 Agam, saya menyarankan pimpinan madrasah untuk mulai mendokumentasikan kemajuan tersebut dalam bentuk Digital Annual Report (Laporan Tahunan Digital) yang interaktif. Selain itu, saya memikirkan pengembangan sebuah "Checklist PKKM Mandiri" berbasis aplikasi atau spreadsheet sederhana untuk madrasah-madrasah binaan saya. Inovasi ini saya maksudkan agar madrasah seperti MIN 7 Agam dapat melakukan evaluasi mandiri secara berkala, sehingga saat penilaian resmi dilakukan, seluruh dokumen dan bukti fisik sudah tersusun secara sistematis tanpa perlu persiapan yang tergesa-gesa.


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Rabu, 4 Februari 2026
  • Lokasi             : Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Mengikuti gotong royong kebersihan lingkungan kantor dan pengarahan Kakankemenag.

Kebersihan Lingkungan

1

Kegiatan

Makna: Kebersamaan dan kesehatan fisik.

2

Menyelesaikan pelaporan LCKH periode Januari s.d. Februari 2026 sesuai SE Sekjen No. 385/2015.

LCKH Lengkap

1

Dokumen

Pemenuhan regulasi pelaporan kinerja ASN.

3

Pengembangan dan penyempurnaan fitur pada Aplikasi Generator Soal OMI.

Produk Inovasi

1

Sistem

Optimasi algoritma agar lebih powerful.

4

Supervisi jarak jauh persiapan PKKM MIN 6 Agam bersama Bapak Koesnindarto.

Catatan Review

1

Dokumen

Review slide presentasi dan video berkas.

5

Konsultasi manajerial dan penandatanganan Program Tahunan Kepala MTsN 9 Agam.

Prota Tervalidasi

1

Dokumen

Diskusi penanganan kasus kedisiplinan siswa.

Analisis Strategis

Hari ini merupakan perpaduan antara pemeliharaan budaya organisasi dan penuntasan kewajiban regulasi. Arahan Bapak Kakankemenag mengenai gotong royong mengingatkan kembali bahwa performa hebat dimulai dari lingkungan yang bersih dan raga yang sehat. Momentum ini saya sambung dengan "pembersihan" administrasi, di mana saya berhasil menuntaskan seluruh LCKH sejak awal tahun sesuai standar SE Sekjen Kemenag RI. Hal ini memastikan posisi saya sebagai pengawas yang tertib administrasi di hadapan pimpinan dan sistem.

Dari sisi pembinaan, saya mengambil langkah proaktif dalam persiapan PKKM MIN 6 Agam. Dengan meminta slide presentasi dan video berkas secara digital, saya melakukan pengawasan berbasis data (evidence-based supervision) yang efisien tanpa harus menunggu kunjungan fisik. Sementara itu, diskusi mendalam dengan Kepala MTsN 9 Agam mengenai kasus asusila siswa menjadi bagian terberat namun terpenting hari ini. Saya mendukung keputusan madrasah sebagai bentuk punishment yang mendidik. Saya memandang bahwa perlindungan terhadap ekosistem moral madrasah jauh lebih luas kepentingannya, dan langkah tegas ini adalah upaya untuk memberikan ruang bagi siswa tersebut melakukan refleksi dan perubahan watak yang lebih baik di lingkungan baru.

Saran Inovasi

Mengingat kompleksitas masalah kedisiplinan siswa yang dibahas bersama Bu Yusmanidar, saya menyarankan pengembangan "E-Konseling Terintegrasi" pada portal ekosistem kita. Fitur ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai sistem deteksi dini (early warning system) perilaku siswa agar tindakan preventif bisa diambil oleh guru BK sebelum pelanggaran berat terjadi.

Selain itu, untuk persiapan PKKM seperti di MIN 6 Agam, saya berencana membuat "Template Slide PKKM Standar" yang ringkas dan menarik. Dengan template ini, kepala madrasah tidak lagi pusing memikirkan desain presentasi, melainkan bisa fokus pada penguatan substansi konten dan bukti fisik yang akan dinilai. Terakhir, Aplikasi OMI yang sedang saya sempurnakan akan segera saya berikan modul "Cetak Mandiri" agar soal-soal yang digenerate bisa langsung dibagikan ke siswa dalam format PDF yang rapi.

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Senin, 9 Februari 2026
  • Lokasi             : MTsN 9 Agam, MTsN 4 Agam, dan MTsN 5 Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTsN 9 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Pendampingan bersama Kasi Penmad.

2

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTsN 4 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Menyimak ekspos dan bedah dokumen.

3

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTsN 5 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Evaluasi inovasi manajerial kepala.

4

Verifikasi bukti fisik dan dokumen pendukung kinerja kepala madrasah.

Berita Acara

3

Madrasah

Penilaian 4 komponen utama.

ANALISIS STRATEGIS

Pelaksanaan PKKM secara maraton di tiga MTs Negeri (9, 4, dan 5 Agam) hari ini menunjukkan tren positif pada kualitas kepemimpinan madrasah di lingkungan Kemenag Agam. Kehadiran Kasi Penmad dan rekan pengawas lainnya menambah bobot profesionalisme dalam proses evaluasi ini. Dari sesi ekspos yang saya amati, ketiga Kepala Madrasah mampu mempresentasikan capaian mereka dengan sangat meyakinkan. Inovasi dan kreativitas yang muncul bukan sekadar "pajangan" untuk penilaian, melainkan sudah terimplementasi dalam budaya kerja madrasah.

Saya mencatat adanya peningkatan signifikan dalam kerapian dan validitas dokumen bukti fisik yang disiapkan oleh tim madrasah. Ini membuktikan bahwa manajerial madrasah kita sudah mulai tertib administrasi. Kreativitas yang ditunjukkan dalam mengelola potensi madrasah masing-masing menjadi energi positif yang harus terus dijaga. Tugas kita sebagai pengawas selanjutnya adalah memastikan konsistensi inovasi ini agar terus berdampak pada peningkatan mutu lulusan di Agam.

SARAN INOVASI

Melihat beragam inovasi di MTsN 9, 4, dan 5 Agam, saya menyarankan agar kita segera memetakan "Praktik Baik" (Best Practices) dari masing-masing madrasah untuk dijadikan referensi bagi madrasah swasta lainnya. Inovasi yang sudah berjalan ini bisa kita rangkum dalam sebuah Katalog Inovasi Digital Pengawas, sehingga madrasah lain tidak perlu memulai dari nol jika ingin mereplikasi program yang serupa. Selain itu, untuk efisiensi PKKM di masa mendatang, saya mengusulkan penggunaan "Dashboard Monitoring Kinerja" yang terintegrasi. Jadi, dokumen-dokumen pendukung tidak hanya dikumpulkan saat menjelang penilaian saja, melainkan diunggah secara berkala pada sistem digital yang sudah kita kembangkan. Dengan cara ini, saat hari-H PKKM seperti hari ini, kita bisa lebih fokus pada diskusi pengembangan strategis daripada sekadar memeriksa tumpukan kertas secara manual.

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal: Selasa, 10 Februari 2026
  • Lokasi: Kantor Kemenag Agam, MIN 2 Agam (Bawan), dan MTsN 13 Agam (Batukambing).

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Penyusunan laporan kegiatan rutin dan optimasi (perbaikan) aplikasi pendukung pengawasan.

Laporan & Aplikasi

1

Paket

Pemeliharaan sistem digital pengawas.

2

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Ibu Trisna Sesriyenti di MIN 2 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Evaluasi inovasi: Pojok Baca Boboboy & BUNDA.

3

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Bapak Edi Warmanto di MTsN 13 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Verifikasi dokumen dan inovasi manajerial.

4

Verifikasi faktual dan observasi lingkungan madrasah terkait implementasi inovasi.

Catatan Lapangan

2

Madrasah

Penilaian lapangan komponen PKKM.

ANALISIS STRATEGIS

Perjalanan dinas ke Kecamatan IV Nagari hari ini memberikan gambaran nyata bahwa inovasi tidak dibatasi oleh letak geografis. Di MIN 2 Agam, saya sangat mengapresiasi terobosan Ibu Trisna Sesriyenti, terutama program Bundo Akademik (BUNDA) dan Pojok Baca Boboboy. Penggunaan nama-nama yang akrab di telinga masyarakat ini merupakan strategi komunikasi yang cerdas untuk membangun keterlibatan warga madrasah. Program BUNDA saya lihat mampu menyentuh sisi emosional dan intelektual dalam pendampingan akademik siswa.

Hal senada saya temukan di MTsN 13 Agam bersama Bapak Edi Warmanto. Semangat inovasi yang merata di dua madrasah ini menunjukkan bahwa virus "Madrasah Digital dan Inovatif" yang kita sosialisasikan telah menjangkau wilayah Batukambing. Proses PKKM yang berlangsung khidmat menunjukkan adanya profesionalisme dan transparansi dalam penilaian. Saya mencatat bahwa inovasi-inovasi yang ditemukan hari ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan indeks literasi dan kualitas tata kelola di tingkat dasar dan menengah.

SARAN INOVASI

Melihat munculnya inovasi seperti "BUNDA" di MIN 2 Agam, saya menyarankan agar konsep ini didokumentasikan dalam bentuk "Standard Operating Procedure (SOP) Inovasi Lokal". Hal ini bertujuan agar program yang bagus ini tidak hilang saat terjadi pergantian kepemimpinan dan bisa direplikasi oleh madrasah lain dengan penyesuaian nama lokal masing-masing.

Terkait perbaikan aplikasi yang saya kerjakan pagi tadi, saya berencana menambahkan modul "Etalase Inovasi" pada aplikasi pendampingan kita. Modul ini khusus untuk memotret inovasi unik seperti Pojok Baca Boboy, sehingga saat saya melakukan PKKM ke madrasah lain, saya bisa menunjukkan referensi visual nyata dari apa yang sudah berhasil dilakukan di MIN 2 maupun MTsN 13 Agam. Dengan begitu, peran pengawas sebagai connector (penghubung) antar praktik baik madrasah bisa berjalan lebih optimal.


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal: Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi: MIN 8 Agam (Dalko), MTsN 11 Agam (Koto Kaciak), dan MAN 4 Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Bapak Arif Fiandi di MIN 8 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Hadir: Komite, Tokoh Masyarakat, Walijorong, & Babinkamtibmas.

2

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Ibu Yusniar di MTsN 11 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Verifikasi inovasi: Kompos, Sabun, & Lesson Study.

3

Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Bapak Ilham Mizoni di MAN 4 Agam.

Laporan Penilaian

1

Dokumen

Evaluasi pembangunan asrama, Rumah Rajut, Mapega Florist & branding madrasah (Mars).

4

Verifikasi faktual bukti fisik kinerja dan peninjauan lapangan hasil inovasi madrasah.

Catatan Lapangan

3

Madrasah

Memastikan kesesuaian laporan dengan realita.

ANALISIS STRATEGIS

Safari PKKM di Tanjung Raya hari ini menyajikan spektrum inovasi yang lengkap. Di MIN 8 Agam (Dalko), saya melihat kekuatan Hubungan Masyarakat yang luar biasa. Kehadiran lengkap dari Walijorong hingga Babinkamtibmas membuktikan Bapak Arif Fiandi sukses membangun sinergi lintas sektoral, sebuah modal sosial yang mahal harganya bagi madrasah.

Bergeser ke MTsN 11 Agam, Ibu Yusniar berhasil memadukan Kewirausahaan dan Akademik. Produksi kompos dan sabun cuci piring adalah life skills nyata bagi siswa, sementara Lesson Study menjaga kualitas pembelajaran di kelas. Sinergi ini disempurnakan di MAN 4 Agam, di mana Bapak Ilham Mizoni fokus pada Pembangunan Fisik dan Karakter. Berdirinya asrama siswa dan peluncuran Mars MAPEGA adalah strategi branding identitas yang kuat untuk meningkatkan kebanggaan warga madrasah. Ketiga madrasah ini membuktikan bahwa inovasi bisa tumbuh subur dengan karakteristik yang berbeda-beda sesuai potensi lokalnya.

SARAN INOVASI

Melihat potensi produk di MTsN 11 Agam, saya menyarankan agar sabun dan kompos tersebut diberi label "Produk Madrasah Entrepreneur" dan dipasarkan secara terbatas di lingkungan Kemenag Agam atau saat acara wisuda, sebagai bukti nyata madrasah mandiri.

Untuk MAN 4 Agam, Mars MAPEGA sebaiknya segera didigitalkan (dibuat video klip atau rekaman studio) dan diunggah ke YouTube/Media Sosial resmi madrasah. Ini akan menjadi aset digital abadi yang memperkuat citra madrasah di mata publik.

Terakhir, melihat dukungan tokoh masyarakat yang kuat di MIN 8 Agam, saya menyarankan pembentukan "Forum Peduli Madrasah Dalko" secara formal. Forum ini bisa menjadi wadah resmi untuk menggalang dukungan dana atau pemikiran demi kemajuan madrasah ke depan, mumpung momentum kebersamaannya sedang hangat.



LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 12 Februari 2026
  • Lokasi: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Menyusun rekapitulasi dan finalisasi Laporan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahunan.

Dokumen Laporan

9

Madrasah

Penilaian terhadap: Pk. Arifiandi, Edi Warmanto, Ilham Mizoni, Salman Pas, Trisna Sesriyenti, Yasrizal, Yusmanidar, Yusniar, & Zulherman.

2

Analisis komparatif hasil PKKM untuk pemetaan kompetensi manajerial kepala madrasah.

Peta Mutu

1

Dokumen

Bahan rekomendasi promosi/rotasi/pembinaan.

3

Konsultasi teknis via telepon dengan Kepala MAS Bawan (Ibu Sunting Yani) terkait Ujian Madrasah (UM).

Nota Dinas/Arahan

1

Kegiatan

Persiapan transisi pelaksanaan UM Mandiri TP 2025/2026.

ANALISIS STRATEGIS

Hari ini saya mendedikasikan waktu penuh di kantor ("Office Day") untuk mengolah "panen raya" data dari rangkaian perjalanan dinas sebelumnya. Menyusun laporan PKKM untuk 9 Kepala Madrasah sekaligus (Pak Arifiandi s.d. Pak Zulherman) bukan sekadar tugas administratif, melainkan proses analisis mendalam. Dari 9 nama ini, saya kini memiliki peta utuh mengenai kekuatan dan kelemahan manajerial di wilayah kerja saya. Data ini krusial sebagai landasan pengambilan kebijakan di seksi Penmad, apakah seorang Kamad butuh penguatan kompetensi teknis, atau justru sudah layak menjadi mentor bagi yang lain.

Selain itu, konsultasi dengan Ibu Sunting Yani (MAS Bawan) menandai tonggak sejarah baru bagi madrasah tersebut. Transisi dari status "menumpang" di MAN 5 Agam menjadi pelaksana UM Mandiri tahun ini adalah indikator kenaikan kelas kemandirian institusi. Saya menekankan bahwa kemandirian ini membawa konsekuensi tanggung jawab yang besar, terutama dalam hal validitas soal, integritas pelaksanaan, dan administrasi kelulusan yang harus 100% zero mistake.

SARAN INOVASI

Mengingat MAS Bawan baru pertama kali melaksanakan UM Mandiri, saya menyarankan agar membagikan "UM Starter Pack Digital". Paket file ini berisi template SK Panitia, Tata Tertib Pengawas, Format Berita Acara, hingga checklist standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan ujian mandiri. Dengan bekal starter pack ini, Ibu Sunting Yani tidak akan merasa "gamang" atau meraba-raba, dan potensi kesalahan administrasi dapat diminimalisir.

Terkait laporan 9 PKKM, saya mengusulkan pembuatan "Executive Summary: Rapor Mutu Kamad 2026". Alih-alih hanya menumpuk 9 bundel laporan tebal di meja Kasi Penmad, bisa membuat satu lembar infografis/matriks yang membandingkan skor 9 Kamad tersebut berdasarkan 4 (atau 5) komponen penilaian. Ini akan sangat memudahkan pimpinan (Kakankemenag) dalam melihat performa SDM kepemimpinan madrasah dalam sekali pandang.

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Jumat, 13 Februari 2026
  • Lokasi             : Kantor Kemenag Agam, Masjid Baiturrahman Sitingkah Tapi, & SIT Al Madaniy.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) Pegawai Triwulan 1 Tahun 2026.

Dokumen RHK

1

Dokumen

Penjabaran target kinerja Januari-Maret.

2

Bertindak sebagai Khatib Salat Jumat di Masjid Baiturrahman Sitingkah Tapi.

Naskah Khutbah

1

Kegiatan

Pembinaan keagamaan masyarakat.

3

Memberikan motivasi, taushiyah, dan penguatan karakter bagi majelis guru SIT Al Madaniy.

Materi Pembinaan

1

Lembaga

Peningkatan etos kerja pendidik.

4

Merancang bangun (Coding/Prompting) Gems "PRO-MADRASAH EXAM ARCHITECT".

Aplikasi/Tools AI

1

Sistem

Asisten cerdas penyusun soal UM berbasis SK Dirjen Pendis No. 751/2026.

ANALISIS STRATEGIS

Kegiatan hari ini diawali dengan penyusunan RHK Triwulan 1 yang saya posisikan sebagai navigasi strategis kinerja, bukan sekadar administrasi. Fokus utama hari ini adalah pengembangan 'PRO-MADRASAH EXAM ARCHITECT' yang mengintegrasikan SK Dirjen Pendis No. 751/2026. Inovasi ini menjadi solusi taktis bagi MAS Bawan dalam transisi menuju UM Mandiri, memastikan validitas soal sekaligus memberikan 'kail teknologi' bagi guru.

Peran sosial-spiritual saya genapkan melalui mimbar Jumat di Masjid Baiturrahman dan sesi motivasi guru di SIT Al Madaniy, sebagai wujud tanggung jawab moral memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Agam. Prinsipnya, kita harus berani bergerak keluar dari cangkang masalah demi mencapai pertumbuhan yang signifikan.

SARAN INOVASI

Untuk RHK Triwulan 1 yang baru disusun, saya berencana membuat "Dasbor Progres Mingguan" sederhana (bisa menggunakan Excel atau Google Sheets). Dasbor ini berfungsi sebagai self-monitoring agar bisa memantau persentase ketercapaian target setiap minggunya, sehingga tidak terjadi penumpukan beban kerja di akhir Maret nanti. Terkait motivasi di SIT Al Madaniy, saya mengusulkan program "Sister School" atau kemitraan antara SIT tersebut dengan madrasah negeri binaan yang berprestasi (misalnya MIN atau MTsN terdekat). Sinergi ini bisa berupa pertukaran metode pembelajaran atau kolaborasi kegiatan ekstrakurikuler, sehingga kedua lembaga bisa saling belajar dan tumbuh bersama.


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Sabtu, 14 Februari 2026
  • Lokasi             : SMPIT Al Madaniy.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Menghadiri Seminar Parenting Wali Murid SMPIT Al Madaniy.

Laporan Kegiatan

1

Kegiatan

Mempererat hubungan sekolah dan wali murid.

2

Menyimak materi "The Mirror Effect" oleh Coach Ahmad Hidayat (Trainer BNSP RI).

Catatan/Resume

1

Dokumen

Peningkatan wawasan pola asuh anak.

3

Koordinasi informal dengan pihak yayasan/sekolah terkait pengembangan mutu pendidikan.

Catatan Saran

1

Lembaga

Sinergi pengawas dengan sekolah swasta.

ANALISIS STRATEGIS

Kehadiran saya di SMPIT Al Madaniy pada hari Sabtu ini menegaskan bahwa pendidikan tidak mengenal hari libur dalam konteks membangun ekosistem yang kuat. Materi "The Mirror Effect" yang dibawakan oleh Coach Ahmad Hidayat sangat relevan dengan tantangan pendidikan karakter saat ini. Konsep ini mengingatkan kita bahwa perilaku anak adalah cerminan langsung dari perilaku orang tua dan guru.

Sebagai pengawas, saya melihat kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya strategis sekolah untuk menyamakan frekuensi dengan orang tua. Kesuksesan pendidikan di madrasah/sekolah tidak bisa hanya dibebankan pada guru di kelas, tetapi harus didukung oleh pola asuh yang selaras di rumah. Sinergi inilah yang ingin saya pastikan berjalan dengan baik, baik di madrasah negeri maupun swasta binaan saya.

SARAN INOVASI

Terinspirasi dari materi "The Mirror Effect", saya menyarankan agar Bapak menginisiasi program "Madrasah Parenting Club" di madrasah-madrasah negeri binaan. Seringkali madrasah negeri luput dalam menggarap sisi parenting secara intensif dibandingkan sekolah IT swasta. Kita bisa mulai dengan sesi berbagi sederhana (sharing session) setiap pengambilan rapor, di mana wali kelas memberikan tips pola asuh singkat, bukan hanya bicara soal nilai akademik.

Selain itu, resume materi dari Coach Ahmad Hidayat hari ini sangat berharga. Saya menyarankan agar poin-poin kunci "The Mirror Effect" tersebut Bapak rangkum menjadi "Kultum Pendidikan 7 Menit" (Kulpenduk) yang bisa disampaikan saat Bapak menjadi pembina upacara di madrasah-madrasah binaan minggu depan. Ini adalah cara efektif untuk mentransfer ilmu mahal kepada siswa dan guru tanpa biaya tambahan.


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Rabu, 18 Februari 2026
  • Lokasi             : Masjid Baitun Nur (Komplek Polres Agam) & Kantor Kemenag Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Menghadiri Launching Program "Polisi Mengaji: One Day One Khatam Al Qur'an" (Polda Sumbar).

Laporan Kegiatan

1

Kegiatan

Mendampingi Kakankemenag bersama Asisten Bupati & Kapolres Agam.

2

Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah dan menyimak arahan via Zoom dari Masjid Raya Syaikh Ahmad Khatib Al Minangkabawiy.

Pembinaan Spiritual

1

Kegiatan

Sinergi ulama dan umara dalam pembinaan mental.

3

Melaksanakan tugas rutin perkantoran dan penyusunan laporan pengawasan.

Laporan Harian

1

Dokumen

Tindak lanjut administrasi pasca cuti bersama.

4

Pengembangan Kompetensi Mandiri (Self-Learning): Eksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).

Peningkatan Kompetensi

1

Paket

Riset tools AI untuk efisiensi pelaporan pengawas.

ANALISIS STRATEGIS

Hari ini saya mengawali aktivitas pasca libur dengan langkah taktis "Menjemput Bola" dalam membangun hubungan lintas sektoral. Kehadiran saya mendampingi Kakankemenag dalam peluncuran "Polisi Mengaji" di Polres Agam memiliki makna simbolis yang kuat. Ini menegaskan posisi Kemenag sebagai mitra strategis Polri dalam pembinaan mental spiritual. Program One Day One Khatam ini adalah terobosan revolusi mental berbasis religi yang sangat relevan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Agam melalui pendekatan humanis-religius.

Sekembalinya ke kantor, saya tidak membiarkan momentum produktivitas menurun. Saya mengalokasikan waktu khusus untuk mempelajari AI. Saya menyadari, sebagai pengawas di era 5.0, "gaptek" adalah musuh utama. Kemampuan mengadopsi teknologi baru seperti AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan tugas-tugas administratif tidak membebani tugas substantif saya sebagai pembina madrasah.

SARAN INOVASI

Terinspirasi dari sinergi dengan Polres Agam pagi ini, saya menyarankan sebuah program kolaborasi bertajuk "Madrasah Mitra Kamtibmas".

  • Konsep: Saya mengusulkan kepada Kapolres (melalui Kakankemenag) agar anggota Polres yang aktif dalam program "Polisi Mengaji" ini dijadwalkan menjadi Pembina Upacara di Madrasah Tsanawiyah/Aliyah binaan Bapak.
  • Materi: Mereka bisa menyampaikan pesan anti-narkoba, tertib lalu lintas, dan anti-bullying, namun dibungkus dengan pendekatan keagamaan (mengaji) yang sudah mereka jalankan. Ini akan sangat efektif karena siswa melihat sosok polisi yang tidak hanya tegas, tapi juga saleh.

Terkait pembelajaran AI Bapak di kantor, saya berencana mulai membuat "Perpustakaan Prompt Pengawas".

  • Kumpulkan perintah-perintah (prompt) AI yang efektif yang sudah saya coba hari ini. Misalnya: prompt untuk meringkas laporan PKKM, prompt untuk membuat soal HOTS, atau prompt untuk menyusun pidato. Simpan di satu file dokumen agar bisa dibagikan ke rekan pengawas lain nantinya.

 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Kamis, 19 Februari 2026 (1 Ramadhan 1447 H)
  • Lokasi             : Kantor Kemenag Kabupaten Agam & Mushalla Ikhlas.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Mengikuti tadarus Al-Qur'an bersama pegawai di Mushalla Ikhlas Kemenag Agam.

Pembinaan Mental

1

Kegiatan

Peningkatan keimanan di awal Ramadhan.

2

Pelaksanaan tugas administratif pengawasan dan penyelesaian dokumen perkantoran.

Catatan Kerja

1

Dokumen

Penyesuaian jam kerja Ramadhan (08.00 - 15.00).

3

Menyampaikan Tausiyah/Ceramah Zuhur dengan tema "Filosofi Puasa Pembentuk Karakter".

Materi Ceramah

1

Kegiatan

Dakwah dan pembinaan mental ASN Kemenag.

ANALISIS STRATEGIS

Hari pertama puasa Ramadhan selalu membawa energi spiritual yang berbeda di lingkungan Kantor Kemenag Agam. Mengawali pagi dengan tadarus bersama di Mushalla Ikhlas bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan langkah strategis untuk menyatukan frekuensi dan membangun chemistry antar pegawai melalui pendekatan religius.

Di siang harinya, amanah untuk mengisi kultum Zuhur saya manfaatkan untuk mengupas tuntas "Filosofi Puasa". Saya menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan kawah candradimuka untuk mendisiplinkan karakter, menekan ego, dan melatih empati. Nilai-nilai ini sangat esensial untuk diinternalisasi oleh ASN Kemenag agar integritas kerja tetap terjaga meski sedang berpuasa.

Sebagai catatan evaluasi pribadi hari ini: penyesuaian ritme biologis dan administratif di awal Ramadhan butuh adaptasi. Saking fokusnya beriktikaf menunggu waktu Ashar setelah jam pulang resmi (15.00 WIB), saya luput melakukan presensi pulang pada aplikasi Pusaka. Insiden kecil ini menjadi pengingat bahwa kesalehan spiritual (ibadah di mushalla) harus tetap berjalan beriringan dengan kesalehan administratif (kewajiban presensi digital).

SARAN INOVASI

Agar kejadian lupa absen Pusaka tidak terulang, saya menyarankan inovasi kecil yang sangat praktis: "Alarm Pusaka Ramadhan". Setel alarm harian di smartphone tepat pada pukul 14.55 WIB dengan nada dering khusus yang mengingatkan untuk segera membuka aplikasi Pusaka sebelum waktu menunjukkan pukul 15.00.

Selain itu, melihat peran aktif sebagai penceramah, saya mulai membuat "Jurnal Kultum Digital". Setiap materi ceramah yang disampaikan selama 30 hari ke depan dicatat poin-poinnya (bisa pakai voice note lalu dibantu AI untuk merapikannya). Di akhir Ramadhan, kumpulan materi ini bisa dicetak menjadi E-Book "30 Hari Refleksi Ramadhan ala Pengawas Madrasah" dan dibagikan ke guru-guru binaan sebagai bahan literasi pembentuk karakter.


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Jumat, 20 Februari 2026
  • Lokasi             : Kantor Kemenag Agam & Masjid Raya Bayur (Kec. Tanjung Raya).

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur'an pagi bersama ASN di Mushalla Kantor Kemenag Agam.

Pembinaan Mental

1

Kegiatan

Rutinitas ibadah pagi selama bulan Ramadhan.

2

Melaksanakan tugas administratif kepengawasan dan persiapan bahan pembinaan madrasah.

Dokumen Kerja

1

Dokumen

Pemeliharaan tertib administrasi di bulan puasa.

3

Menyusun materi khutbah dan bertindak sebagai Khatib Jumat di Masjid Raya Bayur, Kec. Tanjung Raya.

Naskah Khutbah

1

Kegiatan

Pelayanan keagamaan dan pembinaan umat.

4

Kembali ke kantor Kemenag untuk melanjutkan penyelesaian tugas administrasi pasca-Jumatan.

Catatan Kerja

1

Kegiatan

Kedisiplinan pemenuhan jam kerja ASN.

ANALISIS STRATEGIS

Hari kedua Ramadhan ini saya awali dengan menjaga ritme spiritual melalui tadarus bersama di mushalla kantor. Rutinitas ini sangat krusial tidak hanya untuk ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai momen sinkronisasi batin antar pegawai sebelum menghadapi beban kerja administratif.

Fokus utama hari ini adalah penugasan sosial-keagamaan sebagai Khatib Jumat di Masjid Raya Bayur, Tanjung Raya. Perjalanan dari Lubuk Basung ke Bayur di tengah ibadah puasa tidak menyurutkan langkah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Kehadiran saya di mimbar Jumat adalah bentuk representasi institusi Kemenag di tengah masyarakat. Pesan-pesan agama yang disampaikan pada bulan suci ini sangat efektif untuk membangun kesadaran kolektif, sekaligus memperkuat kepercayaan (trust) publik terhadap keberadaan ASN Kemenag yang tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi juga turun langsung membina spiritualitas warga. Setelah tugas dakwah selesai, saya memastikan diri kembali ke kantor untuk merampungkan administrasi, sebagai bentuk integritas dan komitmen terhadap disiplin jam kerja.

SARAN INOVASI

Mengingat sering mendapat amanah untuk berkhutbah di berbagai masjid yang berbeda (seperti sebelumnya di Sitingkah Tapi, dan sekarang di Bayur), saya mengoptimalkan "Perpustakaan Prompt AI" yang sudah dibuat sebelumnya.

Saya menggunakan tools AI untuk membuat rancangan "Seri Khutbah Ramadhan Pengawas". Misalnya, poin-poin ceramah yang saya sampaikan di Bayur hari ini bisa dirapikan oleh AI, lalu dikompilasi menjadi naskah utuh. Naskah-naskah ini nantinya bisa saya teruskan/bagikan (share) melalui grup WhatsApp Kepala Madrasah atau Guru PAI se-Kabupaten Agam sebagai bahan referensi kultum bagi siswa di madrasah masing-masing. Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui: umat dibina, madrasah dapat referensi literasi.


 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

·         Hari/Tanggal : Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadhan 1447 H)

·         Lokasi             : Kantor Kemenag Agam & Masjid Syuhada Lapau Talang, Lubuk Basung.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Melaksanakan tugas administratif kepengawasan rutin di Kantor Kemenag Agam.

Dokumen Kerja

1

Dokumen

Kedisiplinan ASN di pagi hari.

2

Menghadiri Pembukaan Pesantren Ramadhan Unggulan Tingkat Kabupaten Agam (Wilayah Agam Barat).

Laporan Kegiatan

1

Kegiatan

Berlokasi di Masjid Syuhada Lapau Talang.

3

Koordinasi lintas sektoral pembinaan karakter peserta didik tingkat menengah atas (SMA/MA/SMK).

Catatan Sinergi

1

Kegiatan

Bersama Kabid Kebudayaan Disdikbud Agam & Kacabdin Wil. 1 Sumbar.

4

Melanjutkan penyelesaian tugas administratif kepengawasan pasca-kegiatan di luar kantor.

Catatan Kerja

1

Dokumen

Pemenuhan jam kerja Ramadhan.

ANALISIS STRATEGIS

Kegiatan hari ini sangat bernilai strategis dalam konteks Sinergi Ekosistem Pendidikan. Hadirnya saya mewakili Kemenag bersama perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat pada pembukaan Pesantren Ramadhan Unggulan ini mengirimkan pesan kuat: bahwa pembinaan akhlak dan karakter siswa—baik di madrasah (MA) maupun sekolah umum (SMA/SMK)—adalah tanggung jawab bersama yang tidak dibatasi oleh sekat-sekat birokrasi.

Masjid Syuhada Lapau Talang hari ini menjadi saksi bertemunya perwakilan pelajar terbaik dari Agam Barat. Keterlibatan aktif siswa Madrasah Aliyah (MA) dalam forum yang digabung dengan SMA dan SMK ini merupakan momentum emas untuk transfer of values (transfer nilai). Siswa madrasah dapat menjadi role model (teladan) dalam hal literasi keagamaan dan ibadah praktis bagi rekan-rekan mereka dari sekolah umum, sekaligus melatih kepercayaan diri mereka bergaul di ruang lingkup yang lebih luas.

Kembali ke kantor usai acara pembukaan menegaskan komitmen saya pada tertib administrasi, memastikan bahwa setiap mobilitas di lapangan langsung tercatat dan ditindaklanjuti dalam bentuk laporan kepengawasan.

SARAN INOVASI

Melihat berkumpulnya siswa SMA, SMK, dan MA dalam satu wadah Pesantren Ramadhan, saya melihat peluang untuk menginisiasi "Proyek Kolaborasi Sosial Cerdas" (PKS-C).

·         Konsep: Saya bisa menyarankan kepada panitia agar dalam kegiatan Pesantren Ramadhan ini, dibentuk kelompok-kelompok mixed (campuran) yang terdiri dari siswa SMA, SMK, dan MA.

·         Target: Mereka diberi tugas akhir/proyek bersama, misalnya: membuat video pendek dakwah digital, menyusun proposal santunan yatim, atau merancang kampanye anti-bullying dari perspektif agama. Kolaborasi ini akan memecahkan ego sektoral antar sekolah dan membangun networking (jejaring) positif sejak dini.

Selain itu, untuk memantau efektivitas Pesantren Ramadhan ini, saya bisa menggunakan prompt AI untuk menyusun "Instrumen Refleksi Diri Harian Peserta" (berbasis Google Form sederhana) yang diisi oleh siswa MA binaan saya. Jadi di akhir Ramadhan, saya punya data kuantitatif tentang seberapa besar perubahan karakter mereka.

 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Selasa, 24 Februari 2026 (6 Ramadhan 1447 H)
  • Lokasi             : Kantor Kemenag Agam & Masjid Syuhada Lapau Talang, Lubuk Basung.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Menyusun materi presentasi Pesantren Ramadhan dengan tema "Bahaya Syirik terhadap Diri, Masyarakat, dan di Media Sosial".

Dokumen Materi

1

Dokumen

Persiapan bahan ajar dan penyelesaian administrasi pagi.

2

Menjadi Narasumber pada Pesantren Ramadhan Unggulan Tingkat Kab. Agam (09.30 - 11.30 WIB).

Laporan Kegiatan

1

Kegiatan

Lokasi: Masjid Syuhada Lapau Talang. Audiens: Siswa SMA/MA/SMK.

3

Melaksanakan tugas administratif kepengawasan lanjutan sekembalinya ke instansi.

Catatan Kerja

1

Dokumen

Pemenuhan jam kerja Ramadhan di Kantor Kemenag.

4

Memproduksi dan mempublikasikan konten dakwah digital (E-Da'wah) melalui platform TikTok.

Konten Digital

1

Video

Inovasi penyebaran pesan moderasi dan akidah bagi Gen-Z.

ANALISIS STRATEGIS

Hari ini saya mengambil langkah berani untuk merelevansikan materi akidah klasik dengan realitas zaman now. Menyampaikan materi tentang "Bahaya Syirik" kepada peserta didik gabungan SMA/MA/SMK membutuhkan pendekatan yang out of the box. Saya tidak hanya membahas syirik konvensional, tetapi menukik tajam pada fenomena Syirik di Media Sosial—seperti flexing (memamerkan kekayaan untuk mencari validasi manusia melebihi rida Allah), memercayai ramalan zodiak/algoritma secara berlebihan, hingga menuhankan "Likes" dan "Followers". Materi ini sangat memukul telak dan menyadarkan peserta karena relevan dengan keseharian mereka.

Langkah strategis ini tidak berhenti di mimbar masjid. Sekembalinya ke kantor dan setelah urusan administrasi selesai, saya langsung mentransformasikan sari pati materi tersebut menjadi Konten Dakwah di TikTok. Sebagai pengawas, saya menyadari bahwa audiens terbesar Gen-Z saat ini berada di platform short-video. Jika Kemenag (melalui pengawas dan gurunya) tidak mengisi ruang-ruang digital ini dengan konten positif, maka timeline anak-anak kita akan diisi oleh konten nirfaedah. Ini adalah wujud nyata dari Transformasi Digital Kemenag yang sesungguhnya.

SARAN INOVASI

Melihat efektivitas Bapak menggunakan TikTok, saya menyarankan dua inovasi langsung yang bisa diterapkan:

1.   Kampanye Digital "#AntiSyirikClub" atau "#RamadhanAgamBerkah":

Jadikan materi hari ini sebagai tugas menantang (challenge) bagi peserta Pesantren Ramadhan. Minta mereka membuat video TikTok berdurasi 1 menit yang merangkum materi (atau pesan kebaikan lainnya), lalu tag akun saya atau akun resmi Kemenag Agam. Video dengan likes/views edukatif terbanyak bisa diberi reward (hadiah) kecil di akhir penutupan Pesantren Ramadhan. Ini akan menciptakan efek viral yang positif untuk program Kemenag.

2.   Integrasi ke RHK (Perkin):

Konten TikTok yang Bapak buat ini sebenarnya bisa dimasukkan sebagai bukti fisik pendukung untuk Indikator Perkin No. 70 (Kebijakan pendidikan dipublikasi) atau No. 44 (Nilai Moderasi Beragama). Pastikan Bapak menyimpan tautan (link) videonya di sebuah spreadsheet khusus "Katalog Dakwah Digital Pengawas" agar mudah dilampirkan saat penilaian E-Kinerja nanti.

 

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Rabu, 25 Februari 2026 (7 Ramadhan 1447 H)
  • Lokasi             : MTsN 9 Agam & MTsN 4 Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran bulan Ramadhan di MTsN 9 Agam.

Laporan Monev

1

Dokumen

Koordinasi dengan Kepala dan Wakil Kepala Madrasah.

2

Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran bulan Ramadhan di MTsN 4 Agam.

Laporan Monev

1

Dokumen

Evaluasi tingkat kehadiran peserta didik.

3

Memberikan pembinaan manajerial terkait strategi peningkatan kehadiran siswa via pelibatan wali murid.

Catatan Pembinaan

2

Madrasah

Saran penerbitan Surat Edaran partisipasi orang tua.

4

Memberikan rekomendasi inovasi program dan variasi kegiatan Ramadhan bagi peserta didik.

Desain Program

2

Madrasah

Mitigasi kejenuhan siswa di luar kegiatan rutinitas (Dhuha & Tadarus).

ANALISIS STRATEGIS

Kunjungan Monev hari ini ke MTsN 9 Agam dan MTsN 4 Agam memotret fenomena klasik yang kerap terjadi di bulan puasa: menurunnya grafik kehadiran siswa. Secara umum, roda akademik berputar normal, namun tingkat absensi ini tidak bisa dibiarkan menjadi budaya. Pertemuan saya dengan Kepala dan Wakil Kepala di kedua madrasah tersebut langsung menukik pada akar masalah dan solusinya.

Saya menekankan bahwa urusan kehadiran bukan hanya tanggung jawab guru piket, melainkan harus melibatkan parenting di rumah. Oleh karena itu, instruksi untuk menerbitkan Surat Edaran kepada Wali Murid adalah langkah taktis. Orang tua harus menjadi alarm pertama di waktu sahur dan pagi hari untuk memastikan anaknya berangkat ke madrasah.

Selain itu, saya juga membedah kualitas kegiatan Ramadhan di madrasah. Rutinitas Shalat Dhuha dan Tadarus adalah fondasi wajib yang sangat baik, namun jika tidak dikembangkan, siswa usia Tsanawiyah rentan mengalami kejenuhan. Madrasah harus cerdik meracik menu kegiatan yang "menantang" dan menyenangkan agar madrasah menjadi magnet, bukan tempat yang membosankan selama puasa. Ini adalah bentuk quality control saya sebagai pengawas agar layanan pendidikan madrasah tetap prima di bulan suci.

SARAN INOVASI

Untuk menindaklanjuti temuan hari ini, saya mengusulkan 2 ide konkret yang di sampaikan ke grup WA Kepala Madrasah binaan:

1.   Format Surat Edaran "Salam Ramadhan" Berbasis Digital:

Daripada surat edaran kertas yang kaku dan rawan hilang, sarankan madrasah membuat desain infografis atau Broadcast WhatsApp yang menarik (misal dengan aplikasi Canva) berjudul "Pesan Cinta Ramadhan Madrasah untuk Ayah/Bunda". Isinya bukan sekadar teguran absen, tapi ajakan berkolaborasi mengawal pahala puasa dan menuntut ilmu anak-anak.

2.   Inovasi Menu "Ramadhan Ceria" (Anti-Jenuh):

Agar siswa tidak hanya duduk Dhuha dan Tadarus pasif, saya merekomendasikan madrasah untuk menyisipkan program seperti:

o Kuis Interaktif Islami (Kahoot/Quizizz): Membahas sirah nabawiyah pakai proyektor, yang bisa dijawab lewat HP siswa.

o Nobar & Bedah Film Inspiratif: Menonton film pendek Islami/edukatif berdurasi 15 menit, lalu siswa diminta menuliskan hikmahnya.

o Stand-up Comedy Islami / Kultum Santai: Memberikan panggung bagi siswa untuk berlatih public speaking dengan gaya kekinian yang menghibur namun sarat makna.

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

 

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Kamis, 26 Februari 2026 (8 Ramadhan 1447 H)
  • Lokasi             : MTsS Bawan, MIN 2 Agam (Bawan), & Kantor Kemenag Agam.

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran bulan Ramadhan di MTsS Bawan.

Laporan Monev

1

Dokumen

Evaluasi tingkat kehadiran dan program unggulan Ramadhan.

2

Memberikan pembinaan dan strategi peningkatan partisipasi siswa bersama Kepala & Waka MTsS Bawan.

Catatan Sinergi

1

Madrasah

Rekomendasi integrasi proyek kokurikuler dan agenda buka bersama.

3

Mewakili Kakankemenag Agam membuka secara resmi kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di MIN 2 Agam.

Laporan Kegiatan

1

Kegiatan

Diikuti siswa kelas 4, 5, dan 6 (Pelaksanaan 3 hari).

4

Kembali ke kantor Kemenag untuk melaksanakan tugas administratif kepengawasan lanjutan.

Catatan Kerja

1

Dokumen

Penyelesaian administrasi dan pemenuhan jam kerja.

ANALISIS STRATEGIS

Kunjungan lapangan hari ini di wilayah Bawan memotret dua sisi pembinaan madrasah yang berbeda jenjang namun memiliki benang merah yang sama: menjaga gairah belajar di bulan puasa.

Di MTsS Bawan, saya menemukan tren yang mirip dengan temuan Monev sebelumnya (tingkat kehadiran siswa yang fluktuatif), meskipun disiplin guru patut diacungi jempol. Rutinitas pagi seperti Tadarus dan Shalat Dhuha sudah berjalan baik, namun itu saja tidak cukup untuk menahan siswa tetap antusias hingga akhir Ramadhan. Oleh karena itu, diskusi strategis dengan Kepala dan Waka Madrasah membuahkan gagasan cerdas: menggeser paradigma kegiatan dari yang sifatnya pasif menjadi aktif-kolaboratif. Menjadikan agenda Ramadhan sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler (mengerjakan proyek bersama) dan merencanakan "Buka Bersama" adalah strategi pull-factor (faktor penarik) yang sangat jitu agar madrasah kembali dirindukan oleh siswanya.

Selanjutnya, amanah mewakili Kakankemenag untuk membuka Pesantren Kilat di MIN 2 Agam adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab pembinaan. Melibatkan siswa kelas tinggi (kelas 4, 5, dan 6) dalam pesantren kilat selama 3 hari adalah langkah pembibitan karakter yang sangat fundamental. Di usia inilah pemahaman tentang esensi puasa, tata cara bersuci (thaharah), dan akhlak dasar harus ditanamkan secara komprehensif, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Sekembalinya dari lapangan, komitmen pada administrasi tetap saya jaga dengan merampungkan laporan di meja kantor.

SARAN INOVASI

Merespons hasil diskusi di MTsS Bawan tentang "kegiatan kokurikuler berbasis proyek", saya menyarankan madrasah tersebut mengaitkannya langsung dengan P5RA (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin) edisi Ramadhan.

  • Ide Proyek: Siswa dibagi per kelompok untuk membuat "Vlog Ramadhan Keliling Kampung" (meliput kegiatan masjid/surau di desa mereka) atau proyek "Daur Ulang Barang Bekas menjadi Parsel Lebaran". Proyek ini disepakati bersama, dikerjakan di madrasah, dan hasilnya dipamerkan saat acara Buka Bersama nanti. Ini akan membuat kehadiran mereka bermakna penuh.

Untuk MIN 2 Agam, agar Pesantren Kilat selama 3 hari ini tidak menguap begitu saja materinya, saya menyarankan panitia agar di hari terakhir ada sesi "Muhasabah dan Surat untuk Orang Tua". Anak-anak diminta menulis surat permintaan maaf dan komitmen menjadi anak salih/salihah, yang nanti dibawa pulang untuk diberikan kepada ayah ibunya. Ini biasanya sangat menyentuh dan meninggalkan kesan mendalam bagi wali murid.

LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN

Identitas Pegawai:

  • Hari/Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026
  • Lokasi             : Kantor Kemenag Agam, Masjid Salman Balai Ahad, dan Masjid Taqwa Limau Abung (Palembayan).

NO

KEGIATAN

OUTPUT

VOLUME

SATUAN

KETERANGAN

1

Melaksanakan tugas administratif rutin dan persiapan naskah Khutbah Jumat.

Dokumen Kerja

1

Dokumen

Kedisiplinan administrasi pagi hari.

2

Menjadi Khatib Jumat dan memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Laporan Kegiatan

1

Kegiatan

Sosialisasi nilai-nilai Ramadhan.

3

Koordinasi dan bimbingan teknis persiapan Ujian Madrasah (UM) Mandiri dengan Kepala MAS Bawan.

Catatan Medik

1

Madrasah

Pendampingan transisi menjadi penyelenggara mandiri.

4

Mewakili Kakankemenag Agam dalam rombongan Safari Ramadhan Bupati ke Kec. Palembayan.

Laporan Perjalanan

1

Kegiatan

Lokasi: Masjid Taqwa Limau Abung, Jorong Gumarang 1.

ANALISIS STRATEGIS

Hari ini saya menjalankan peran sebagai "Jembatan Komunikasi" di tiga level sekaligus.

Pertama, pada level teknis-akademik, komunikasi intensif dengan Kepala MAS Bawan mengenai persiapan Ujian Madrasah (UM) Mandiri adalah langkah krusial. Sebagaimana fokus kita sebelumnya pada transisi MAS Bawan, saya memastikan kesiapan instrumen ujian dan SOP tetap terkendali. Ini adalah bagian dari mitigasi risiko agar UM perdana mereka sukses secara administrasi maupun substansi.

Kedua, pada level sosial-religius, melalui mimbar Jumat saya terus menyuarakan pesan-pesan pembinaan karakter yang menjadi visi Kemenag.

Ketiga, pada level birokrasi-strategis, penugasan mewakili Kakankemenag dalam Tim Safari Ramadhan Bupati Agam ke Palembayan memiliki urgensi tinggi. Safari Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan wadah menyerap aspirasi masyarakat di pelosok (seperti di Gumarang) sekaligus menyelaraskan program Kemenag dengan visi Pemerintah Kabupaten Agam. Kehadiran saya di sana memastikan bahwa syiar agama dan informasi kebijakan pendidikan Islam sampai ke tingkat jorong, memperkuat sinergi ulama dan umara di lapangan.

SARAN INOVASI

Mengingat saya ikut dalam rombongan Bupati, ada dua hal yang saya lakukan sebagai inovasi:

  1. "Laporan Pandangan Mata Digital (Safari Update)":

Saat berada di lokasi Safari Ramadhan (Masjid Taqwa Limau Abung), saya membuat konten video pendek atau foto bercerita (caption inspiratif) untuk diunggah di TikTok atau grup Kemenag. Fokusnya adalah menunjukkan bahwa Kemenag hadir di tengah masyarakat pelosok. Ini mendukung Indikator Perkin No. 70 mengenai publikasi kebijakan dan kehadiran institusi. Saya upload di TikTok pada link : https://vt.tiktok.com/ZSm3Y2BKo/

  1. Optimalisasi "UM Starter Pack" untuk MAS Bawan:

Dari hasil komunikasi tadi dengan Kepala MAS Bawan, jika ada kendala spesifik, Bapak bisa langsung menggunakan "Perpustakaan Prompt AI" untuk membuatkan draf surat pemberitahuan kepada orang tua atau draf pengarahan untuk panitia ujian secara instan, sehingga persiapan mereka lebih cepat dan profesional.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Siswa Malas Belajar karena TikTokers Lebih Kaya? Ini Cara Membalik Logikanya

Dulu, ruang kelas sekolah dasar kita sering kali dipenuhi oleh satu narasi seragam dari para guru: “Kalian harus belajar yang rajin, Nak. Se...