LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
Hari/Tanggal : Senin, 2 Februari 2026
Lokasi : Hotel Dymens, Bukittinggi
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Mengikuti Pembukaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah
(PKKM) oleh Kakanwil Kemenag Sumbar. |
Sertifikat/Laporan Kegiatan |
1 |
Dokumen |
Dibuka oleh Bapak H. Mustafa, M.A. |
|
2 |
Menyimak materi motivasi dan kebijakan teknis PKKM oleh
Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumbar. |
Catatan Materi |
1 |
Dokumen |
Narasumber: Bapak H. Hendri Pani Dias, S.Ag, MA. |
|
3 |
Koordinasi teknis pelaksanaan PKKM bersama Ketua Tim GTK
dan Kankemenag Agam. |
Instrumen PKKM |
1 |
Kegiatan |
Narasumber: Bapak Dr. Jon Of Riezal, S.Ag, M.Pd. |
Analisis Strategis:
Kehadiran saya dalam
pembukaan PKKM di Bukittinggi yang dihadiri langsung oleh Bapak Kakanwil
merupakan momentum penting untuk menyelaraskan visi pengawasan di tingkat
provinsi dengan implementasi di Kabupaten Agam. Dari arahan yang disampaikan,
saya menangkap esensi bahwa PKKM tahun ini harus lebih menitikberatkan pada
dampak nyata kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu lulusan, bukan sekadar
kelengkapan berkas fisik.
Secara pribadi, saya
juga mulai mengupgrade kompetensi akademik saya melalui pelatihan Systematic
Literature Review. Saya memandang bahwa seorang pengawas harus memiliki
basis data dan literasi riset yang kuat agar setiap rekomendasi pembinaan yang
saya berikan kepada madrasah memiliki landasan ilmiah yang dapat
dipertanggungjawabkan. Integrasi antara kebijakan birokrasi dan ketajaman
akademis ini menjadi fokus utama saya dalam menjalankan tugas di awal Februari
ini.
Saran Inovasi:
Berdasarkan
pengalaman pembukaan PKKM hari ini, saya berencana untuk menginisiasi "Klinik
Literasi Digital SLR" bagi guru-guru di madrasah binaan. Saya ingin
berbagi metode pencarian referensi ilmiah menggunakan AI Prompting yang
saya pelajari dari Ebizmark, agar guru-guru kita lebih mudah dalam menyusun
Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk kenaikan pangkat. Selain itu, saya menyarankan
adanya "Digital Showcase PKKM" pada setiap madrasah, di mana
seluruh bukti kinerja kepala madrasah ditampilkan dalam bentuk portofolio
digital yang interaktif, sehingga memudahkan tim penilai dalam melakukan
verifikasi secara efisien dan ramah lingkungan (paperless).
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN
(LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
Hari/Tanggal : Selasa,
3 Februari 2026
Lokasi :
MTsN 7 Agam, Kantor Kemenag Agam, dan MIN 7 Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) 4
Tahunan di MTsN 7 Agam bersama Tim Monitoring Kanwil dan Kemenag Kab. Agam. |
Laporan Penilaian Kinerja |
1 |
Dokumen |
Berjalan lancar dengan fokus prestasi siswa/guru dan
sarpras. |
|
2 |
Melaporkan rencana cuti tahunan kepada Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Agam. |
Izin/Koordinasi Cuti |
1 |
Laporan |
Rencana cuti 5-6 Februari 2026. |
|
3 |
Melakukan pendampingan teknis persiapan PKKM bagi Kepala
Madrasah dan Tim di MIN 7 Agam. |
Dokumen Persiapan |
1 |
Kegiatan |
Memastikan kelengkapan administrasi instrumen PKKM. |
Analisis Strategis
Pelaksanaan PKKM 4 Tahunan di MTsN 7
Agam hari ini memberikan gambaran objektif mengenai keberhasilan kepemimpinan
Pak Salman Pas. Saya mencatat bahwa prestasi yang diraih siswa dan guru, serta
kemajuan fisik madrasah, merupakan buah dari sinergi yang sangat kuat antara
pihak madrasah dengan komite. Pola koordinasi seperti ini saya nilai sebagai
praktik manajerial unggulan yang patut dipertahankan dan ditularkan ke madrasah
lain.
Selanjutnya, dalam kunjungan pendampingan
ke MIN 7 Agam, saya fokus pada penguatan instrumen persiapan PKKM agar tim di
sana mampu menyajikan data yang akurat dan akuntabel. Terkait rencana cuti
tahunan yang telah saya koordinasikan dengan Bapak Kakankemenag, saya
berkomitmen untuk memastikan seluruh tugas administratif dan jadwal
pendampingan madrasah binaan telah terdelegasi dengan jelas sebelum saya
meninggalkan kantor.
Saran
Inovasi
Melihat capaian luar biasa di MTsN 7
Agam, saya menyarankan pimpinan madrasah untuk mulai mendokumentasikan kemajuan
tersebut dalam bentuk Digital Annual Report (Laporan Tahunan Digital)
yang interaktif. Selain itu, saya memikirkan pengembangan sebuah "Checklist
PKKM Mandiri" berbasis aplikasi atau spreadsheet sederhana
untuk madrasah-madrasah binaan saya. Inovasi ini saya maksudkan agar madrasah
seperti MIN 7 Agam dapat melakukan evaluasi mandiri secara berkala, sehingga
saat penilaian resmi dilakukan, seluruh dokumen dan bukti fisik sudah tersusun
secara sistematis tanpa perlu persiapan yang tergesa-gesa.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal :
Rabu, 4 Februari 2026
- Lokasi :
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Mengikuti gotong royong kebersihan lingkungan kantor dan
pengarahan Kakankemenag. |
Kebersihan Lingkungan |
1 |
Kegiatan |
Makna: Kebersamaan dan kesehatan fisik. |
|
2 |
Menyelesaikan pelaporan LCKH periode Januari s.d. Februari
2026 sesuai SE Sekjen No. 385/2015. |
LCKH Lengkap |
1 |
Dokumen |
Pemenuhan regulasi pelaporan kinerja ASN. |
|
3 |
Pengembangan dan penyempurnaan fitur pada Aplikasi
Generator Soal OMI. |
Produk Inovasi |
1 |
Sistem |
Optimasi algoritma agar lebih powerful. |
|
4 |
Supervisi jarak jauh persiapan PKKM MIN 6 Agam bersama
Bapak Koesnindarto. |
Catatan Review |
1 |
Dokumen |
Review slide presentasi dan video berkas. |
|
5 |
Konsultasi manajerial dan penandatanganan Program Tahunan
Kepala MTsN 9 Agam. |
Prota Tervalidasi |
1 |
Dokumen |
Diskusi penanganan kasus kedisiplinan siswa. |
Analisis
Strategis
Hari ini merupakan perpaduan antara
pemeliharaan budaya organisasi dan penuntasan kewajiban regulasi. Arahan Bapak
Kakankemenag mengenai gotong royong mengingatkan kembali bahwa performa hebat
dimulai dari lingkungan yang bersih dan raga yang sehat. Momentum ini saya
sambung dengan "pembersihan" administrasi, di mana saya berhasil
menuntaskan seluruh LCKH sejak awal tahun sesuai standar SE Sekjen Kemenag RI.
Hal ini memastikan posisi saya sebagai pengawas yang tertib administrasi di
hadapan pimpinan dan sistem.
Dari sisi pembinaan, saya mengambil
langkah proaktif dalam persiapan PKKM MIN 6 Agam. Dengan meminta slide
presentasi dan video berkas secara digital, saya melakukan pengawasan berbasis
data (evidence-based supervision) yang efisien tanpa harus menunggu
kunjungan fisik. Sementara itu, diskusi mendalam dengan Kepala MTsN 9 Agam
mengenai kasus asusila siswa menjadi bagian terberat namun terpenting hari ini.
Saya mendukung keputusan madrasah sebagai bentuk punishment yang
mendidik. Saya memandang bahwa perlindungan terhadap ekosistem moral madrasah
jauh lebih luas kepentingannya, dan langkah tegas ini adalah upaya untuk
memberikan ruang bagi siswa tersebut melakukan refleksi dan perubahan watak
yang lebih baik di lingkungan baru.
Saran Inovasi
Mengingat kompleksitas masalah
kedisiplinan siswa yang dibahas bersama Bu Yusmanidar, saya menyarankan
pengembangan "E-Konseling Terintegrasi" pada portal ekosistem
kita. Fitur ini bukan untuk menghakimi, melainkan sebagai sistem deteksi dini (early
warning system) perilaku siswa agar tindakan preventif bisa diambil oleh
guru BK sebelum pelanggaran berat terjadi.
Selain itu, untuk persiapan PKKM
seperti di MIN 6 Agam, saya berencana membuat "Template Slide PKKM
Standar" yang ringkas dan menarik. Dengan template ini, kepala
madrasah tidak lagi pusing memikirkan desain presentasi, melainkan bisa fokus
pada penguatan substansi konten dan bukti fisik yang akan dinilai. Terakhir,
Aplikasi OMI yang sedang saya sempurnakan akan segera saya berikan modul "Cetak
Mandiri" agar soal-soal yang digenerate bisa langsung dibagikan ke
siswa dalam format PDF yang rapi.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal :
Senin, 9 Februari 2026
- Lokasi :
MTsN 9 Agam, MTsN 4 Agam, dan MTsN 5 Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala
Madrasah (PKKM) di MTsN 9 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Pendampingan bersama Kasi Penmad. |
|
2 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala
Madrasah (PKKM) di MTsN 4 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Menyimak ekspos dan bedah dokumen. |
|
3 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala
Madrasah (PKKM) di MTsN 5 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Evaluasi inovasi manajerial kepala. |
|
4 |
Verifikasi bukti fisik dan dokumen pendukung
kinerja kepala madrasah. |
Berita Acara |
3 |
Madrasah |
Penilaian 4 komponen utama. |
ANALISIS
STRATEGIS
Pelaksanaan PKKM secara maraton di
tiga MTs Negeri (9, 4, dan 5 Agam) hari ini menunjukkan tren positif pada
kualitas kepemimpinan madrasah di lingkungan Kemenag Agam. Kehadiran Kasi
Penmad dan rekan pengawas lainnya menambah bobot profesionalisme dalam proses
evaluasi ini. Dari sesi ekspos yang saya amati, ketiga Kepala Madrasah mampu
mempresentasikan capaian mereka dengan sangat meyakinkan. Inovasi dan
kreativitas yang muncul bukan sekadar "pajangan" untuk penilaian,
melainkan sudah terimplementasi dalam budaya kerja madrasah.
Saya mencatat adanya peningkatan
signifikan dalam kerapian dan validitas dokumen bukti fisik yang disiapkan oleh
tim madrasah. Ini membuktikan bahwa manajerial madrasah kita sudah mulai tertib
administrasi. Kreativitas yang ditunjukkan dalam mengelola potensi madrasah
masing-masing menjadi energi positif yang harus terus dijaga. Tugas kita
sebagai pengawas selanjutnya adalah memastikan konsistensi inovasi ini agar
terus berdampak pada peningkatan mutu lulusan di Agam.
SARAN INOVASI
Melihat beragam inovasi di MTsN 9,
4, dan 5 Agam, saya menyarankan agar kita segera memetakan "Praktik
Baik" (Best Practices) dari masing-masing madrasah untuk dijadikan
referensi bagi madrasah swasta lainnya. Inovasi yang sudah berjalan ini bisa
kita rangkum dalam sebuah Katalog Inovasi Digital Pengawas, sehingga
madrasah lain tidak perlu memulai dari nol jika ingin mereplikasi program yang
serupa. Selain itu, untuk efisiensi PKKM di masa mendatang, saya mengusulkan
penggunaan "Dashboard Monitoring Kinerja" yang terintegrasi.
Jadi, dokumen-dokumen pendukung tidak hanya dikumpulkan saat menjelang
penilaian saja, melainkan diunggah secara berkala pada sistem digital yang
sudah kita kembangkan. Dengan cara ini, saat hari-H PKKM seperti hari ini, kita
bisa lebih fokus pada diskusi pengembangan strategis daripada sekadar memeriksa
tumpukan kertas secara manual.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal: Selasa, 10 Februari 2026
- Lokasi: Kantor Kemenag Agam, MIN 2 Agam (Bawan), dan MTsN 13
Agam (Batukambing).
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Penyusunan laporan kegiatan rutin dan optimasi (perbaikan)
aplikasi pendukung pengawasan. |
Laporan & Aplikasi |
1 |
Paket |
Pemeliharaan sistem digital pengawas. |
|
2 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Ibu
Trisna Sesriyenti di MIN 2 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Evaluasi inovasi: Pojok Baca Boboboy & BUNDA. |
|
3 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Bapak
Edi Warmanto di MTsN 13 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Verifikasi dokumen dan inovasi manajerial. |
|
4 |
Verifikasi faktual dan observasi lingkungan madrasah
terkait implementasi inovasi. |
Catatan Lapangan |
2 |
Madrasah |
Penilaian lapangan komponen PKKM. |
ANALISIS
STRATEGIS
Perjalanan dinas ke Kecamatan IV
Nagari hari ini memberikan gambaran nyata bahwa inovasi tidak dibatasi oleh
letak geografis. Di MIN 2 Agam, saya sangat mengapresiasi terobosan Ibu Trisna
Sesriyenti, terutama program Bundo Akademik (BUNDA) dan Pojok Baca Boboboy.
Penggunaan nama-nama yang akrab di telinga masyarakat ini merupakan strategi
komunikasi yang cerdas untuk membangun keterlibatan warga madrasah. Program
BUNDA saya lihat mampu menyentuh sisi emosional dan intelektual dalam
pendampingan akademik siswa.
Hal senada saya temukan di MTsN 13
Agam bersama Bapak Edi Warmanto. Semangat inovasi yang merata di dua madrasah
ini menunjukkan bahwa virus "Madrasah Digital dan Inovatif" yang kita
sosialisasikan telah menjangkau wilayah Batukambing. Proses PKKM yang
berlangsung khidmat menunjukkan adanya profesionalisme dan transparansi dalam
penilaian. Saya mencatat bahwa inovasi-inovasi yang ditemukan hari ini memiliki
potensi besar untuk meningkatkan indeks literasi dan kualitas tata kelola di
tingkat dasar dan menengah.
SARAN INOVASI
Melihat munculnya inovasi seperti
"BUNDA" di MIN 2 Agam, saya menyarankan agar konsep ini
didokumentasikan dalam bentuk "Standard Operating Procedure
(SOP) Inovasi Lokal". Hal ini bertujuan agar program yang bagus ini
tidak hilang saat terjadi pergantian kepemimpinan dan bisa direplikasi oleh
madrasah lain dengan penyesuaian nama lokal masing-masing.
Terkait perbaikan aplikasi yang saya
kerjakan pagi tadi, saya berencana menambahkan modul "Etalase
Inovasi" pada aplikasi pendampingan kita. Modul ini khusus untuk
memotret inovasi unik seperti Pojok Baca Boboy, sehingga saat saya melakukan
PKKM ke madrasah lain, saya bisa menunjukkan referensi visual nyata dari apa
yang sudah berhasil dilakukan di MIN 2 maupun MTsN 13 Agam. Dengan begitu,
peran pengawas sebagai connector (penghubung) antar praktik baik
madrasah bisa berjalan lebih optimal.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal: Rabu, 11 Februari 2026
- Lokasi: MIN 8 Agam (Dalko), MTsN 11 Agam (Koto Kaciak), dan
MAN 4 Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Bapak
Arif Fiandi di MIN 8 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Hadir: Komite, Tokoh Masyarakat, Walijorong, &
Babinkamtibmas. |
|
2 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Ibu
Yusniar di MTsN 11 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Verifikasi inovasi: Kompos, Sabun, & Lesson Study. |
|
3 |
Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Bapak
Ilham Mizoni di MAN 4 Agam. |
Laporan Penilaian |
1 |
Dokumen |
Evaluasi pembangunan asrama, Rumah Rajut, Mapega Florist
& branding madrasah (Mars). |
|
4 |
Verifikasi faktual bukti fisik kinerja dan peninjauan
lapangan hasil inovasi madrasah. |
Catatan Lapangan |
3 |
Madrasah |
Memastikan kesesuaian laporan dengan realita. |
ANALISIS
STRATEGIS
Safari PKKM di Tanjung Raya hari ini
menyajikan spektrum inovasi yang lengkap. Di MIN 8 Agam (Dalko), saya melihat
kekuatan Hubungan Masyarakat yang luar biasa. Kehadiran lengkap dari
Walijorong hingga Babinkamtibmas membuktikan Bapak Arif Fiandi sukses membangun
sinergi lintas sektoral, sebuah modal sosial yang mahal harganya bagi madrasah.
Bergeser ke MTsN 11 Agam, Ibu
Yusniar berhasil memadukan Kewirausahaan dan Akademik. Produksi kompos
dan sabun cuci piring adalah life skills nyata bagi siswa, sementara Lesson
Study menjaga kualitas pembelajaran di kelas. Sinergi ini disempurnakan di
MAN 4 Agam, di mana Bapak Ilham Mizoni fokus pada Pembangunan Fisik dan
Karakter. Berdirinya asrama siswa dan peluncuran Mars MAPEGA adalah
strategi branding identitas yang kuat untuk meningkatkan kebanggaan
warga madrasah. Ketiga madrasah ini membuktikan bahwa inovasi bisa tumbuh subur
dengan karakteristik yang berbeda-beda sesuai potensi lokalnya.
SARAN INOVASI
Melihat potensi produk di MTsN 11
Agam, saya menyarankan agar sabun dan kompos tersebut diberi label "Produk
Madrasah Entrepreneur" dan dipasarkan secara terbatas di lingkungan
Kemenag Agam atau saat acara wisuda, sebagai bukti nyata madrasah mandiri.
Untuk MAN 4 Agam, Mars MAPEGA
sebaiknya segera didigitalkan (dibuat video klip atau rekaman studio) dan
diunggah ke YouTube/Media Sosial resmi madrasah. Ini akan menjadi aset digital
abadi yang memperkuat citra madrasah di mata publik.
Terakhir, melihat dukungan tokoh
masyarakat yang kuat di MIN 8 Agam, saya menyarankan pembentukan "Forum
Peduli Madrasah Dalko" secara formal. Forum ini bisa menjadi wadah
resmi untuk menggalang dukungan dana atau pemikiran demi kemajuan madrasah ke
depan, mumpung momentum kebersamaannya sedang hangat.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN
(LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal: Kamis, 12 Februari 2026
- Lokasi: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Menyusun rekapitulasi dan finalisasi Laporan Penilaian
Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahunan. |
Dokumen Laporan |
9 |
Madrasah |
Penilaian terhadap: Pk. Arifiandi, Edi Warmanto, Ilham
Mizoni, Salman Pas, Trisna Sesriyenti, Yasrizal, Yusmanidar, Yusniar, &
Zulherman. |
|
2 |
Analisis komparatif hasil PKKM untuk pemetaan kompetensi
manajerial kepala madrasah. |
Peta Mutu |
1 |
Dokumen |
Bahan rekomendasi promosi/rotasi/pembinaan. |
|
3 |
Konsultasi teknis via telepon dengan Kepala MAS Bawan (Ibu
Sunting Yani) terkait Ujian Madrasah (UM). |
Nota Dinas/Arahan |
1 |
Kegiatan |
Persiapan transisi pelaksanaan UM Mandiri TP 2025/2026. |
ANALISIS
STRATEGIS
Hari ini saya mendedikasikan waktu
penuh di kantor ("Office Day") untuk mengolah "panen raya"
data dari rangkaian perjalanan dinas sebelumnya. Menyusun laporan PKKM untuk 9
Kepala Madrasah sekaligus (Pak Arifiandi s.d. Pak Zulherman) bukan sekadar
tugas administratif, melainkan proses analisis mendalam. Dari 9 nama ini, saya
kini memiliki peta utuh mengenai kekuatan dan kelemahan manajerial di wilayah
kerja saya. Data ini krusial sebagai landasan pengambilan kebijakan di seksi
Penmad, apakah seorang Kamad butuh penguatan kompetensi teknis, atau justru
sudah layak menjadi mentor bagi yang lain.
Selain itu, konsultasi dengan Ibu
Sunting Yani (MAS Bawan) menandai tonggak sejarah baru bagi madrasah tersebut.
Transisi dari status "menumpang" di MAN 5 Agam menjadi pelaksana UM
Mandiri tahun ini adalah indikator kenaikan kelas kemandirian institusi.
Saya menekankan bahwa kemandirian ini membawa konsekuensi tanggung jawab yang
besar, terutama dalam hal validitas soal, integritas pelaksanaan, dan
administrasi kelulusan yang harus 100% zero mistake.
SARAN INOVASI
Mengingat MAS Bawan baru pertama
kali melaksanakan UM Mandiri, saya menyarankan agar membagikan "UM
Starter Pack Digital". Paket file ini berisi template SK
Panitia, Tata Tertib Pengawas, Format Berita Acara, hingga checklist
standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan ujian mandiri. Dengan bekal starter
pack ini, Ibu Sunting Yani tidak akan merasa "gamang" atau
meraba-raba, dan potensi kesalahan administrasi dapat diminimalisir.
Terkait laporan 9 PKKM, saya
mengusulkan pembuatan "Executive Summary: Rapor Mutu Kamad 2026".
Alih-alih hanya menumpuk 9 bundel laporan tebal di meja Kasi Penmad, bisa
membuat satu lembar infografis/matriks yang membandingkan skor 9 Kamad tersebut
berdasarkan 4 (atau 5) komponen penilaian. Ini akan sangat memudahkan pimpinan
(Kakankemenag) dalam melihat performa SDM kepemimpinan madrasah dalam sekali
pandang.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal :
Jumat, 13 Februari 2026
- Lokasi :
Kantor Kemenag Agam, Masjid Baiturrahman Sitingkah Tapi, & SIT Al
Madaniy.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) Pegawai Triwulan 1
Tahun 2026. |
Dokumen RHK |
1 |
Dokumen |
Penjabaran target kinerja Januari-Maret. |
|
2 |
Bertindak sebagai Khatib Salat Jumat di Masjid
Baiturrahman Sitingkah Tapi. |
Naskah Khutbah |
1 |
Kegiatan |
Pembinaan keagamaan masyarakat. |
|
3 |
Memberikan motivasi, taushiyah, dan penguatan karakter
bagi majelis guru SIT Al Madaniy. |
Materi Pembinaan |
1 |
Lembaga |
Peningkatan etos kerja pendidik. |
|
4 |
Merancang bangun (Coding/Prompting) Gems
"PRO-MADRASAH EXAM ARCHITECT". |
Aplikasi/Tools AI |
1 |
Sistem |
Asisten cerdas penyusun soal UM berbasis SK Dirjen Pendis
No. 751/2026. |
ANALISIS
STRATEGIS
Kegiatan hari ini
diawali dengan penyusunan RHK Triwulan 1 yang saya posisikan sebagai navigasi
strategis kinerja, bukan sekadar administrasi. Fokus utama hari ini adalah
pengembangan 'PRO-MADRASAH EXAM ARCHITECT' yang mengintegrasikan SK
Dirjen Pendis No. 751/2026. Inovasi ini menjadi solusi taktis bagi MAS Bawan
dalam transisi menuju UM Mandiri, memastikan validitas soal sekaligus
memberikan 'kail teknologi' bagi guru.
Peran
sosial-spiritual saya genapkan melalui mimbar Jumat di Masjid Baiturrahman dan
sesi motivasi guru di SIT Al Madaniy, sebagai wujud tanggung jawab moral
memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Agam. Prinsipnya, kita harus berani
bergerak keluar dari cangkang masalah demi mencapai pertumbuhan yang
signifikan.
SARAN INOVASI
Untuk RHK Triwulan 1 yang baru
disusun, saya berencana membuat "Dasbor Progres Mingguan"
sederhana (bisa menggunakan Excel atau Google Sheets). Dasbor ini berfungsi
sebagai self-monitoring agar bisa memantau persentase ketercapaian
target setiap minggunya, sehingga tidak terjadi penumpukan beban kerja di akhir
Maret nanti. Terkait motivasi di SIT Al Madaniy, saya mengusulkan program "Sister
School" atau kemitraan antara SIT tersebut dengan madrasah negeri
binaan yang berprestasi (misalnya MIN atau MTsN terdekat). Sinergi ini bisa
berupa pertukaran metode pembelajaran atau kolaborasi kegiatan ekstrakurikuler,
sehingga kedua lembaga bisa saling belajar dan tumbuh bersama.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Sabtu, 14 Februari 2026
- Lokasi : SMPIT Al Madaniy.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Menghadiri Seminar Parenting Wali
Murid SMPIT Al Madaniy. |
Laporan Kegiatan |
1 |
Kegiatan |
Mempererat hubungan sekolah dan
wali murid. |
|
2 |
Menyimak materi "The Mirror
Effect" oleh Coach Ahmad Hidayat (Trainer BNSP RI). |
Catatan/Resume |
1 |
Dokumen |
Peningkatan wawasan pola asuh
anak. |
|
3 |
Koordinasi informal dengan pihak
yayasan/sekolah terkait pengembangan mutu pendidikan. |
Catatan Saran |
1 |
Lembaga |
Sinergi pengawas dengan sekolah
swasta. |
ANALISIS
STRATEGIS
Kehadiran saya di SMPIT Al Madaniy
pada hari Sabtu ini menegaskan bahwa pendidikan tidak mengenal hari libur dalam
konteks membangun ekosistem yang kuat. Materi "The Mirror Effect"
yang dibawakan oleh Coach Ahmad Hidayat sangat relevan dengan tantangan
pendidikan karakter saat ini. Konsep ini mengingatkan kita bahwa perilaku anak
adalah cerminan langsung dari perilaku orang tua dan guru.
Sebagai pengawas, saya melihat
kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya strategis sekolah untuk
menyamakan frekuensi dengan orang tua. Kesuksesan pendidikan di
madrasah/sekolah tidak bisa hanya dibebankan pada guru di kelas, tetapi harus
didukung oleh pola asuh yang selaras di rumah. Sinergi inilah yang ingin saya
pastikan berjalan dengan baik, baik di madrasah negeri maupun swasta binaan
saya.
SARAN INOVASI
Terinspirasi dari materi "The
Mirror Effect", saya menyarankan agar Bapak menginisiasi program "Madrasah
Parenting Club" di madrasah-madrasah negeri binaan. Seringkali
madrasah negeri luput dalam menggarap sisi parenting secara intensif
dibandingkan sekolah IT swasta. Kita bisa mulai dengan sesi berbagi sederhana (sharing
session) setiap pengambilan rapor, di mana wali kelas memberikan tips pola
asuh singkat, bukan hanya bicara soal nilai akademik.
Selain itu, resume materi dari Coach
Ahmad Hidayat hari ini sangat berharga. Saya menyarankan agar poin-poin kunci
"The Mirror Effect" tersebut Bapak rangkum menjadi "Kultum
Pendidikan 7 Menit" (Kulpenduk) yang bisa disampaikan saat Bapak
menjadi pembina upacara di madrasah-madrasah binaan minggu depan. Ini adalah
cara efektif untuk mentransfer ilmu mahal kepada siswa dan guru tanpa biaya
tambahan.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Rabu, 18 Februari 2026
- Lokasi : Masjid Baitun Nur (Komplek Polres Agam) & Kantor
Kemenag Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Menghadiri Launching Program
"Polisi Mengaji: One Day One Khatam Al Qur'an" (Polda Sumbar). |
Laporan Kegiatan |
1 |
Kegiatan |
Mendampingi Kakankemenag bersama
Asisten Bupati & Kapolres Agam. |
|
2 |
Melaksanakan Shalat Subuh
Berjamaah dan menyimak arahan via Zoom dari Masjid Raya Syaikh Ahmad Khatib
Al Minangkabawiy. |
Pembinaan Spiritual |
1 |
Kegiatan |
Sinergi ulama dan umara dalam
pembinaan mental. |
|
3 |
Melaksanakan tugas rutin
perkantoran dan penyusunan laporan pengawasan. |
Laporan Harian |
1 |
Dokumen |
Tindak lanjut administrasi pasca
cuti bersama. |
|
4 |
Pengembangan Kompetensi Mandiri (Self-Learning):
Eksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). |
Peningkatan Kompetensi |
1 |
Paket |
Riset tools AI untuk efisiensi
pelaporan pengawas. |
ANALISIS
STRATEGIS
Hari ini saya mengawali aktivitas
pasca libur dengan langkah taktis "Menjemput Bola" dalam membangun
hubungan lintas sektoral. Kehadiran saya mendampingi Kakankemenag dalam
peluncuran "Polisi Mengaji" di Polres Agam memiliki makna simbolis
yang kuat. Ini menegaskan posisi Kemenag sebagai mitra strategis Polri dalam
pembinaan mental spiritual. Program One Day One Khatam ini adalah
terobosan revolusi mental berbasis religi yang sangat relevan untuk menjaga
stabilitas keamanan di wilayah Agam melalui pendekatan humanis-religius.
Sekembalinya ke kantor, saya tidak
membiarkan momentum produktivitas menurun. Saya mengalokasikan waktu khusus
untuk mempelajari AI. Saya menyadari, sebagai pengawas di era 5.0,
"gaptek" adalah musuh utama. Kemampuan mengadopsi teknologi baru
seperti AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan tugas-tugas
administratif tidak membebani tugas substantif saya sebagai pembina madrasah.
SARAN INOVASI
Terinspirasi dari sinergi dengan
Polres Agam pagi ini, saya menyarankan sebuah program kolaborasi bertajuk "Madrasah
Mitra Kamtibmas".
- Konsep:
Saya mengusulkan kepada Kapolres (melalui Kakankemenag) agar anggota
Polres yang aktif dalam program "Polisi Mengaji" ini dijadwalkan
menjadi Pembina Upacara di Madrasah Tsanawiyah/Aliyah binaan Bapak.
- Materi:
Mereka bisa menyampaikan pesan anti-narkoba, tertib lalu lintas, dan
anti-bullying, namun dibungkus dengan pendekatan keagamaan (mengaji) yang
sudah mereka jalankan. Ini akan sangat efektif karena siswa melihat sosok
polisi yang tidak hanya tegas, tapi juga saleh.
Terkait pembelajaran AI Bapak di
kantor, saya berencana mulai membuat "Perpustakaan Prompt
Pengawas".
- Kumpulkan perintah-perintah (prompt) AI yang efektif
yang sudah saya coba hari ini. Misalnya: prompt untuk meringkas laporan
PKKM, prompt untuk membuat soal HOTS, atau prompt untuk menyusun
pidato. Simpan di satu file dokumen agar bisa dibagikan ke rekan
pengawas lain nantinya.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Kamis, 19 Februari 2026 (1 Ramadhan 1447 H)
- Lokasi : Kantor Kemenag Kabupaten Agam & Mushalla Ikhlas.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Mengikuti tadarus Al-Qur'an bersama pegawai di Mushalla
Ikhlas Kemenag Agam. |
Pembinaan Mental |
1 |
Kegiatan |
Peningkatan keimanan di awal Ramadhan. |
|
2 |
Pelaksanaan tugas administratif pengawasan dan
penyelesaian dokumen perkantoran. |
Catatan Kerja |
1 |
Dokumen |
Penyesuaian jam kerja Ramadhan (08.00 - 15.00). |
|
3 |
Menyampaikan Tausiyah/Ceramah Zuhur dengan tema
"Filosofi Puasa Pembentuk Karakter". |
Materi Ceramah |
1 |
Kegiatan |
Dakwah dan pembinaan mental ASN Kemenag. |
ANALISIS
STRATEGIS
Hari pertama puasa Ramadhan selalu
membawa energi spiritual yang berbeda di lingkungan Kantor Kemenag Agam.
Mengawali pagi dengan tadarus bersama di Mushalla Ikhlas bukan sekadar
rutinitas ibadah, melainkan langkah strategis untuk menyatukan frekuensi dan
membangun chemistry antar pegawai melalui pendekatan religius.
Di siang harinya, amanah untuk
mengisi kultum Zuhur saya manfaatkan untuk mengupas tuntas "Filosofi
Puasa". Saya menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan
kawah candradimuka untuk mendisiplinkan karakter, menekan ego, dan melatih
empati. Nilai-nilai ini sangat esensial untuk diinternalisasi oleh ASN Kemenag
agar integritas kerja tetap terjaga meski sedang berpuasa.
Sebagai catatan evaluasi pribadi
hari ini: penyesuaian ritme biologis dan administratif di awal Ramadhan butuh
adaptasi. Saking fokusnya beriktikaf menunggu waktu Ashar setelah jam pulang
resmi (15.00 WIB), saya luput melakukan presensi pulang pada aplikasi Pusaka.
Insiden kecil ini menjadi pengingat bahwa kesalehan spiritual (ibadah di
mushalla) harus tetap berjalan beriringan dengan kesalehan administratif
(kewajiban presensi digital).
SARAN INOVASI
Agar kejadian lupa absen Pusaka
tidak terulang, saya menyarankan inovasi kecil yang sangat praktis: "Alarm
Pusaka Ramadhan". Setel alarm harian di smartphone tepat pada
pukul 14.55 WIB dengan nada dering khusus yang mengingatkan untuk segera
membuka aplikasi Pusaka sebelum waktu menunjukkan pukul 15.00.
Selain itu, melihat peran aktif
sebagai penceramah, saya mulai membuat "Jurnal Kultum Digital".
Setiap materi ceramah yang disampaikan selama 30 hari ke depan dicatat
poin-poinnya (bisa pakai voice note lalu dibantu AI untuk merapikannya).
Di akhir Ramadhan, kumpulan materi ini bisa dicetak menjadi E-Book "30
Hari Refleksi Ramadhan ala Pengawas Madrasah" dan dibagikan ke
guru-guru binaan sebagai bahan literasi pembentuk karakter.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Jumat, 20 Februari 2026
- Lokasi : Kantor Kemenag Agam & Masjid Raya Bayur (Kec.
Tanjung Raya).
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Mengikuti kegiatan tadarus
Al-Qur'an pagi bersama ASN di Mushalla Kantor Kemenag Agam. |
Pembinaan Mental |
1 |
Kegiatan |
Rutinitas ibadah pagi selama bulan
Ramadhan. |
|
2 |
Melaksanakan tugas administratif
kepengawasan dan persiapan bahan pembinaan madrasah. |
Dokumen Kerja |
1 |
Dokumen |
Pemeliharaan tertib administrasi
di bulan puasa. |
|
3 |
Menyusun materi khutbah dan
bertindak sebagai Khatib Jumat di Masjid Raya Bayur, Kec. Tanjung Raya. |
Naskah Khutbah |
1 |
Kegiatan |
Pelayanan keagamaan dan pembinaan
umat. |
|
4 |
Kembali ke kantor Kemenag untuk
melanjutkan penyelesaian tugas administrasi pasca-Jumatan. |
Catatan Kerja |
1 |
Kegiatan |
Kedisiplinan pemenuhan jam kerja
ASN. |
ANALISIS
STRATEGIS
Hari kedua Ramadhan ini saya awali
dengan menjaga ritme spiritual melalui tadarus bersama di mushalla kantor.
Rutinitas ini sangat krusial tidak hanya untuk ibadah mahdhah, tetapi
juga sebagai momen sinkronisasi batin antar pegawai sebelum menghadapi beban
kerja administratif.
Fokus utama hari ini adalah
penugasan sosial-keagamaan sebagai Khatib Jumat di Masjid Raya Bayur, Tanjung
Raya. Perjalanan dari Lubuk Basung ke Bayur di tengah ibadah puasa tidak
menyurutkan langkah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Kehadiran
saya di mimbar Jumat adalah bentuk representasi institusi Kemenag di tengah
masyarakat. Pesan-pesan agama yang disampaikan pada bulan suci ini sangat
efektif untuk membangun kesadaran kolektif, sekaligus memperkuat kepercayaan (trust)
publik terhadap keberadaan ASN Kemenag yang tidak hanya duduk di belakang meja,
tetapi juga turun langsung membina spiritualitas warga. Setelah tugas dakwah
selesai, saya memastikan diri kembali ke kantor untuk merampungkan
administrasi, sebagai bentuk integritas dan komitmen terhadap disiplin jam
kerja.
SARAN INOVASI
Mengingat sering mendapat amanah
untuk berkhutbah di berbagai masjid yang berbeda (seperti sebelumnya di
Sitingkah Tapi, dan sekarang di Bayur), saya mengoptimalkan "Perpustakaan
Prompt AI" yang sudah dibuat sebelumnya.
Saya menggunakan tools AI
untuk membuat rancangan "Seri Khutbah Ramadhan Pengawas".
Misalnya, poin-poin ceramah yang saya sampaikan di Bayur hari ini bisa
dirapikan oleh AI, lalu dikompilasi menjadi naskah utuh. Naskah-naskah ini
nantinya bisa saya teruskan/bagikan (share) melalui grup WhatsApp Kepala
Madrasah atau Guru PAI se-Kabupaten Agam sebagai bahan referensi kultum bagi
siswa di madrasah masing-masing. Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui:
umat dibina, madrasah dapat referensi literasi.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
·
Hari/Tanggal :
Senin, 23 Februari 2026 (5 Ramadhan 1447 H)
·
Lokasi :
Kantor Kemenag Agam & Masjid Syuhada Lapau Talang, Lubuk Basung.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melaksanakan tugas
administratif kepengawasan rutin di Kantor Kemenag Agam. |
Dokumen Kerja |
1 |
Dokumen |
Kedisiplinan ASN di
pagi hari. |
|
2 |
Menghadiri Pembukaan
Pesantren Ramadhan Unggulan Tingkat Kabupaten Agam (Wilayah Agam Barat). |
Laporan Kegiatan |
1 |
Kegiatan |
Berlokasi di Masjid
Syuhada Lapau Talang. |
|
3 |
Koordinasi lintas
sektoral pembinaan karakter peserta didik tingkat menengah atas (SMA/MA/SMK). |
Catatan Sinergi |
1 |
Kegiatan |
Bersama Kabid
Kebudayaan Disdikbud Agam & Kacabdin Wil. 1 Sumbar. |
|
4 |
Melanjutkan
penyelesaian tugas administratif kepengawasan pasca-kegiatan di luar kantor. |
Catatan Kerja |
1 |
Dokumen |
Pemenuhan jam kerja
Ramadhan. |
ANALISIS STRATEGIS
Kegiatan hari ini sangat bernilai
strategis dalam konteks Sinergi Ekosistem Pendidikan. Hadirnya saya
mewakili Kemenag bersama perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Cabang Dinas
Pendidikan Provinsi Sumatera Barat pada pembukaan Pesantren Ramadhan Unggulan
ini mengirimkan pesan kuat: bahwa pembinaan akhlak dan karakter siswa—baik di
madrasah (MA) maupun sekolah umum (SMA/SMK)—adalah tanggung jawab bersama yang
tidak dibatasi oleh sekat-sekat birokrasi.
Masjid Syuhada Lapau Talang hari ini
menjadi saksi bertemunya perwakilan pelajar terbaik dari Agam Barat.
Keterlibatan aktif siswa Madrasah Aliyah (MA) dalam forum yang digabung dengan
SMA dan SMK ini merupakan momentum emas untuk transfer of values (transfer
nilai). Siswa madrasah dapat menjadi role model (teladan) dalam hal
literasi keagamaan dan ibadah praktis bagi rekan-rekan mereka dari sekolah
umum, sekaligus melatih kepercayaan diri mereka bergaul di ruang lingkup yang
lebih luas.
Kembali ke kantor usai acara pembukaan
menegaskan komitmen saya pada tertib administrasi, memastikan bahwa setiap
mobilitas di lapangan langsung tercatat dan ditindaklanjuti dalam bentuk
laporan kepengawasan.
SARAN INOVASI
Melihat berkumpulnya siswa SMA, SMK,
dan MA dalam satu wadah Pesantren Ramadhan, saya melihat peluang untuk
menginisiasi "Proyek Kolaborasi Sosial Cerdas" (PKS-C).
·
Konsep: Saya bisa menyarankan kepada
panitia agar dalam kegiatan Pesantren Ramadhan ini, dibentuk kelompok-kelompok mixed
(campuran) yang terdiri dari siswa SMA, SMK, dan MA.
·
Target: Mereka diberi tugas akhir/proyek
bersama, misalnya: membuat video pendek dakwah digital, menyusun proposal
santunan yatim, atau merancang kampanye anti-bullying dari perspektif agama.
Kolaborasi ini akan memecahkan ego sektoral antar sekolah dan membangun networking
(jejaring) positif sejak dini.
Selain itu, untuk memantau efektivitas
Pesantren Ramadhan ini, saya bisa menggunakan prompt AI untuk menyusun "Instrumen
Refleksi Diri Harian Peserta" (berbasis Google Form sederhana) yang
diisi oleh siswa MA binaan saya. Jadi di akhir Ramadhan, saya punya data
kuantitatif tentang seberapa besar perubahan karakter mereka.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Selasa, 24 Februari 2026 (6 Ramadhan 1447 H)
- Lokasi : Kantor Kemenag Agam & Masjid Syuhada Lapau Talang,
Lubuk Basung.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Menyusun materi presentasi Pesantren Ramadhan dengan tema
"Bahaya Syirik terhadap Diri, Masyarakat, dan di Media Sosial". |
Dokumen Materi |
1 |
Dokumen |
Persiapan bahan ajar dan penyelesaian administrasi pagi. |
|
2 |
Menjadi Narasumber pada Pesantren Ramadhan Unggulan
Tingkat Kab. Agam (09.30 - 11.30 WIB). |
Laporan Kegiatan |
1 |
Kegiatan |
Lokasi: Masjid Syuhada Lapau Talang. Audiens: Siswa
SMA/MA/SMK. |
|
3 |
Melaksanakan tugas administratif kepengawasan lanjutan
sekembalinya ke instansi. |
Catatan Kerja |
1 |
Dokumen |
Pemenuhan jam kerja Ramadhan di Kantor Kemenag. |
|
4 |
Memproduksi dan mempublikasikan konten dakwah digital
(E-Da'wah) melalui platform TikTok. |
Konten Digital |
1 |
Video |
Inovasi penyebaran pesan moderasi dan akidah bagi Gen-Z. |
ANALISIS
STRATEGIS
Hari ini saya mengambil langkah
berani untuk merelevansikan materi akidah klasik dengan realitas zaman now.
Menyampaikan materi tentang "Bahaya Syirik" kepada peserta didik
gabungan SMA/MA/SMK membutuhkan pendekatan yang out of the box. Saya
tidak hanya membahas syirik konvensional, tetapi menukik tajam pada fenomena Syirik
di Media Sosial—seperti flexing (memamerkan kekayaan untuk mencari
validasi manusia melebihi rida Allah), memercayai ramalan zodiak/algoritma
secara berlebihan, hingga menuhankan "Likes" dan
"Followers". Materi ini sangat memukul telak dan menyadarkan peserta
karena relevan dengan keseharian mereka.
Langkah strategis ini tidak berhenti
di mimbar masjid. Sekembalinya ke kantor dan setelah urusan administrasi
selesai, saya langsung mentransformasikan sari pati materi tersebut menjadi Konten
Dakwah di TikTok. Sebagai pengawas, saya menyadari bahwa audiens terbesar
Gen-Z saat ini berada di platform short-video. Jika Kemenag (melalui
pengawas dan gurunya) tidak mengisi ruang-ruang digital ini dengan konten
positif, maka timeline anak-anak kita akan diisi oleh konten nirfaedah.
Ini adalah wujud nyata dari Transformasi Digital Kemenag yang sesungguhnya.
SARAN INOVASI
Melihat efektivitas Bapak
menggunakan TikTok, saya menyarankan dua inovasi langsung yang bisa diterapkan:
1.
Kampanye
Digital "#AntiSyirikClub" atau "#RamadhanAgamBerkah":
Jadikan materi hari ini sebagai tugas menantang (challenge)
bagi peserta Pesantren Ramadhan. Minta mereka membuat video TikTok berdurasi 1
menit yang merangkum materi (atau pesan kebaikan lainnya), lalu tag akun
saya atau akun resmi Kemenag Agam. Video dengan likes/views edukatif
terbanyak bisa diberi reward (hadiah) kecil di akhir penutupan Pesantren
Ramadhan. Ini akan menciptakan efek viral yang positif untuk program Kemenag.
2.
Integrasi ke
RHK (Perkin):
Konten TikTok yang Bapak buat ini sebenarnya bisa dimasukkan
sebagai bukti fisik pendukung untuk Indikator Perkin No. 70 (Kebijakan
pendidikan dipublikasi) atau No. 44 (Nilai Moderasi Beragama). Pastikan
Bapak menyimpan tautan (link) videonya di sebuah spreadsheet
khusus "Katalog Dakwah Digital Pengawas" agar mudah dilampirkan saat
penilaian E-Kinerja nanti.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal :
Rabu, 25 Februari 2026 (7 Ramadhan 1447 H)
- Lokasi :
MTsN 9 Agam & MTsN 4 Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran
bulan Ramadhan di MTsN 9 Agam. |
Laporan Monev |
1 |
Dokumen |
Koordinasi dengan Kepala dan Wakil Kepala Madrasah. |
|
2 |
Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran
bulan Ramadhan di MTsN 4 Agam. |
Laporan Monev |
1 |
Dokumen |
Evaluasi tingkat kehadiran peserta didik. |
|
3 |
Memberikan pembinaan manajerial terkait strategi
peningkatan kehadiran siswa via pelibatan wali murid. |
Catatan Pembinaan |
2 |
Madrasah |
Saran penerbitan Surat Edaran partisipasi orang tua. |
|
4 |
Memberikan rekomendasi inovasi program dan variasi
kegiatan Ramadhan bagi peserta didik. |
Desain Program |
2 |
Madrasah |
Mitigasi kejenuhan siswa di luar kegiatan rutinitas (Dhuha
& Tadarus). |
ANALISIS
STRATEGIS
Kunjungan Monev hari ini ke MTsN 9
Agam dan MTsN 4 Agam memotret fenomena klasik yang kerap terjadi di bulan
puasa: menurunnya grafik kehadiran siswa. Secara umum, roda akademik berputar
normal, namun tingkat absensi ini tidak bisa dibiarkan menjadi budaya.
Pertemuan saya dengan Kepala dan Wakil Kepala di kedua madrasah tersebut
langsung menukik pada akar masalah dan solusinya.
Saya menekankan bahwa urusan
kehadiran bukan hanya tanggung jawab guru piket, melainkan harus melibatkan parenting
di rumah. Oleh karena itu, instruksi untuk menerbitkan Surat Edaran kepada
Wali Murid adalah langkah taktis. Orang tua harus menjadi alarm pertama di
waktu sahur dan pagi hari untuk memastikan anaknya berangkat ke madrasah.
Selain itu, saya juga membedah
kualitas kegiatan Ramadhan di madrasah. Rutinitas Shalat Dhuha dan Tadarus
adalah fondasi wajib yang sangat baik, namun jika tidak dikembangkan, siswa
usia Tsanawiyah rentan mengalami kejenuhan. Madrasah harus cerdik meracik menu
kegiatan yang "menantang" dan menyenangkan agar madrasah menjadi
magnet, bukan tempat yang membosankan selama puasa. Ini adalah bentuk quality
control saya sebagai pengawas agar layanan pendidikan madrasah tetap prima
di bulan suci.
SARAN INOVASI
Untuk menindaklanjuti temuan hari
ini, saya mengusulkan 2 ide konkret yang di sampaikan ke grup WA Kepala
Madrasah binaan:
1.
Format Surat
Edaran "Salam Ramadhan" Berbasis Digital:
Daripada surat edaran kertas yang kaku dan rawan hilang,
sarankan madrasah membuat desain infografis atau Broadcast WhatsApp yang
menarik (misal dengan aplikasi Canva) berjudul "Pesan Cinta Ramadhan
Madrasah untuk Ayah/Bunda". Isinya bukan sekadar teguran absen, tapi
ajakan berkolaborasi mengawal pahala puasa dan menuntut ilmu anak-anak.
2.
Inovasi Menu
"Ramadhan Ceria" (Anti-Jenuh):
Agar siswa tidak hanya duduk Dhuha dan Tadarus pasif, saya
merekomendasikan madrasah untuk menyisipkan program seperti:
o Kuis Interaktif Islami (Kahoot/Quizizz): Membahas sirah nabawiyah pakai proyektor, yang bisa dijawab
lewat HP siswa.
o Nobar & Bedah Film Inspiratif: Menonton film pendek Islami/edukatif berdurasi 15 menit,
lalu siswa diminta menuliskan hikmahnya.
o Stand-up Comedy Islami / Kultum Santai: Memberikan panggung bagi siswa untuk berlatih public
speaking dengan gaya kekinian yang menghibur namun sarat makna.
LAPORAN
CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal :
Kamis, 26 Februari 2026 (8 Ramadhan 1447 H)
- Lokasi :
MTsS Bawan, MIN 2 Agam (Bawan), & Kantor Kemenag Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran
bulan Ramadhan di MTsS Bawan. |
Laporan Monev |
1 |
Dokumen |
Evaluasi tingkat kehadiran dan program unggulan Ramadhan. |
|
2 |
Memberikan pembinaan dan strategi peningkatan partisipasi
siswa bersama Kepala & Waka MTsS Bawan. |
Catatan Sinergi |
1 |
Madrasah |
Rekomendasi integrasi proyek kokurikuler dan agenda buka
bersama. |
|
3 |
Mewakili Kakankemenag Agam membuka secara resmi kegiatan
Pesantren Kilat Ramadhan di MIN 2 Agam. |
Laporan Kegiatan |
1 |
Kegiatan |
Diikuti siswa kelas 4, 5, dan 6 (Pelaksanaan 3 hari). |
|
4 |
Kembali ke kantor Kemenag untuk melaksanakan tugas
administratif kepengawasan lanjutan. |
Catatan Kerja |
1 |
Dokumen |
Penyelesaian administrasi dan pemenuhan jam kerja. |
ANALISIS
STRATEGIS
Kunjungan lapangan hari ini di
wilayah Bawan memotret dua sisi pembinaan madrasah yang berbeda jenjang namun
memiliki benang merah yang sama: menjaga gairah belajar di bulan puasa.
Di MTsS Bawan, saya menemukan tren
yang mirip dengan temuan Monev sebelumnya (tingkat kehadiran siswa yang
fluktuatif), meskipun disiplin guru patut diacungi jempol. Rutinitas pagi
seperti Tadarus dan Shalat Dhuha sudah berjalan baik, namun itu saja tidak
cukup untuk menahan siswa tetap antusias hingga akhir Ramadhan. Oleh karena
itu, diskusi strategis dengan Kepala dan Waka Madrasah membuahkan gagasan
cerdas: menggeser paradigma kegiatan dari yang sifatnya pasif menjadi
aktif-kolaboratif. Menjadikan agenda Ramadhan sebagai bagian dari kegiatan
kokurikuler (mengerjakan proyek bersama) dan merencanakan "Buka
Bersama" adalah strategi pull-factor (faktor penarik) yang sangat
jitu agar madrasah kembali dirindukan oleh siswanya.
Selanjutnya, amanah mewakili
Kakankemenag untuk membuka Pesantren Kilat di MIN 2 Agam adalah sebuah
kehormatan sekaligus tanggung jawab pembinaan. Melibatkan siswa kelas tinggi
(kelas 4, 5, dan 6) dalam pesantren kilat selama 3 hari adalah langkah
pembibitan karakter yang sangat fundamental. Di usia inilah pemahaman tentang
esensi puasa, tata cara bersuci (thaharah), dan akhlak dasar harus ditanamkan
secara komprehensif, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Sekembalinya dari
lapangan, komitmen pada administrasi tetap saya jaga dengan merampungkan
laporan di meja kantor.
SARAN INOVASI
Merespons hasil diskusi di MTsS
Bawan tentang "kegiatan kokurikuler berbasis proyek", saya
menyarankan madrasah tersebut mengaitkannya langsung dengan P5RA (Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin)
edisi Ramadhan.
- Ide Proyek:
Siswa dibagi per kelompok untuk membuat "Vlog Ramadhan Keliling
Kampung" (meliput kegiatan masjid/surau di desa mereka) atau
proyek "Daur Ulang Barang Bekas menjadi Parsel Lebaran".
Proyek ini disepakati bersama, dikerjakan di madrasah, dan hasilnya
dipamerkan saat acara Buka Bersama nanti. Ini akan membuat kehadiran
mereka bermakna penuh.
Untuk MIN 2 Agam, agar Pesantren
Kilat selama 3 hari ini tidak menguap begitu saja materinya, saya menyarankan
panitia agar di hari terakhir ada sesi "Muhasabah dan Surat untuk Orang
Tua". Anak-anak diminta menulis surat permintaan maaf dan komitmen
menjadi anak salih/salihah, yang nanti dibawa pulang untuk diberikan kepada
ayah ibunya. Ini biasanya sangat menyentuh dan meninggalkan kesan mendalam bagi
wali murid.
LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH) ASN
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026
- Lokasi : Kantor Kemenag Agam, Masjid Salman Balai Ahad, dan
Masjid Taqwa Limau Abung (Palembayan).
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melaksanakan tugas administratif rutin dan persiapan
naskah Khutbah Jumat. |
Dokumen Kerja |
1 |
Dokumen |
Kedisiplinan administrasi pagi hari. |
|
2 |
Menjadi Khatib Jumat dan memberikan pelayanan keagamaan
kepada masyarakat. |
Laporan Kegiatan |
1 |
Kegiatan |
Sosialisasi nilai-nilai Ramadhan. |
|
3 |
Koordinasi dan bimbingan teknis persiapan Ujian Madrasah
(UM) Mandiri dengan Kepala MAS Bawan. |
Catatan Medik |
1 |
Madrasah |
Pendampingan transisi menjadi penyelenggara mandiri. |
|
4 |
Mewakili Kakankemenag Agam dalam rombongan Safari Ramadhan
Bupati ke Kec. Palembayan. |
Laporan Perjalanan |
1 |
Kegiatan |
Lokasi: Masjid Taqwa Limau Abung, Jorong Gumarang 1. |
ANALISIS
STRATEGIS
Hari ini saya menjalankan peran
sebagai "Jembatan Komunikasi" di tiga level sekaligus.
Pertama, pada level teknis-akademik, komunikasi intensif dengan
Kepala MAS Bawan mengenai persiapan Ujian Madrasah (UM) Mandiri adalah langkah
krusial. Sebagaimana fokus kita sebelumnya pada transisi MAS Bawan, saya
memastikan kesiapan instrumen ujian dan SOP tetap terkendali. Ini adalah bagian
dari mitigasi risiko agar UM perdana mereka sukses secara administrasi maupun
substansi.
Kedua, pada level sosial-religius, melalui mimbar Jumat saya
terus menyuarakan pesan-pesan pembinaan karakter yang menjadi visi Kemenag.
Ketiga, pada level birokrasi-strategis, penugasan mewakili
Kakankemenag dalam Tim Safari Ramadhan Bupati Agam ke Palembayan memiliki
urgensi tinggi. Safari Ramadhan bukan sekadar seremonial, melainkan wadah
menyerap aspirasi masyarakat di pelosok (seperti di Gumarang) sekaligus
menyelaraskan program Kemenag dengan visi Pemerintah Kabupaten Agam. Kehadiran
saya di sana memastikan bahwa syiar agama dan informasi kebijakan pendidikan
Islam sampai ke tingkat jorong, memperkuat sinergi ulama dan umara di lapangan.
SARAN INOVASI
Mengingat saya ikut dalam rombongan
Bupati, ada dua hal yang saya lakukan sebagai inovasi:
- "Laporan Pandangan Mata Digital (Safari
Update)":
Saat berada di lokasi Safari Ramadhan (Masjid Taqwa Limau
Abung), saya membuat konten video pendek atau foto bercerita (caption
inspiratif) untuk diunggah di TikTok atau grup Kemenag. Fokusnya adalah
menunjukkan bahwa Kemenag hadir di tengah masyarakat pelosok. Ini mendukung Indikator
Perkin No. 70 mengenai publikasi kebijakan dan kehadiran institusi. Saya
upload di TikTok pada link : https://vt.tiktok.com/ZSm3Y2BKo/
- Optimalisasi "UM Starter Pack" untuk MAS
Bawan:
Dari hasil komunikasi tadi dengan Kepala MAS Bawan, jika ada
kendala spesifik, Bapak bisa langsung menggunakan "Perpustakaan Prompt
AI" untuk membuatkan draf surat pemberitahuan kepada orang tua atau
draf pengarahan untuk panitia ujian secara instan, sehingga persiapan mereka
lebih cepat dan profesional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar