Minggu, 23 November 2025

Koding dan Kecerdasan Buatan Resmi Masuk Kurikulum 2025. Apa yang Perlu Anda Siapkan di Madrasah


Kurikulum 2025 membawa perubahan besar di madrasah. Koding dan Kecerdasan Buatan masuk dalam struktur kurikulum sebagai keterampilan dasar yang perlu dipelajari peserta didik. Madrasah perlu menyiapkan langkah yang jelas agar implementasinya berjalan lancar.

Mengapa Koding dan AI masuk kurikulum.

  1. Dunia kerja membutuhkan kemampuan literasi digital.

  2. Peserta didik perlu memahami cara kerja teknologi.

  3. Madrasah perlu menyiapkan generasi yang mampu beradaptasi.

  4. Banyak pekerjaan baru lahir dari bidang komputasi.

Apa yang perlu Anda siapkan di madrasah.

  1. Identifikasi guru yang memiliki minat pada teknologi.

  2. Siapkan pelatihan internal untuk dasar koding dan AI.

  3. Gunakan modul pembelajaran yang sederhana agar guru cepat memahami.

  4. Pastikan perangkat yang ada bisa digunakan untuk latihan koding.

  5. Gunakan aplikasi yang mudah digunakan peserta didik.

Materi inti yang dipelajari.

  1. Pemrograman dasar.

  2. Algoritma sederhana.

  3. Penggunaan aplikasi AI yang mendukung pembelajaran.

  4. Etika penggunaan teknologi.

  5. Pemahaman cara kerja model AI.

Sumber belajar gratis yang bisa langsung digunakan.
Anda bisa mengakses buku pembelajaran Koding dan Kecerdasan Buatan karya Onno W. Purbo melalui halaman berikut.
https://intechpress.itts.ac.id/buku-gratis/

Manfaat bagi madrasah.

  1. Peserta didik siap menghadapi perkembangan teknologi.

  2. Guru memiliki kompetensi baru yang relevan.

  3. Madrasah mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lain.

  4. Pembelajaran lebih kreatif dan interaktif.

Kurikulum 2025 memberi ruang bagi madrasah untuk berkembang. Koding dan AI menjadi peluang untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Anda bisa mulai dari langkah kecil dan memanfaatkan sumber belajar yang sudah tersedia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sekolah Bukan Hanya Tentang Nilai, Tapi Tentang Selamat! Mengapa Kurikulum Bencana Harus Jadi Pelajaran Wajib

Apakah kita benar-benar siap menghadapi masa depan? Belakangan ini, berita tentang bencana alam—mulai dari banjir bandang di Sumatera, gempa...