LAPORAN CAPAIAN KINERJA HARIAN (LCKH)
Identitas Pegawai:
- Hari/Tanggal : Selasa, 2 Juni 2026
- Lokasi : MTsN
9 Agam, Kecamatan IV Nagari, Kantor
Kemenag Kabupaten Agam.
|
NO |
KEGIATAN |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melakukan
monitoring Ujian Akhir TP 2025/2026, checking persiapan akreditasi, dan
pembinaan mutu asesmen bagi guru di MTsN 9 Agam. |
Laporan
Monitoring dan Catatan Pembinaan Akademik MTsN 9 Agam |
1 |
Dokumen |
Ujian
online sukses; dokumen akreditasi perlu dioptimalkan menjelang Juli. |
|
2 |
Melakukan monitoring Ujian Akhir TP 2025/2026 dan pembinaan mutu/kualitas
instrumen asesmen bagi guru di MTsS Bawan. |
Laporan Monitoring dan Catatan Pembinaan Akademik MTsS Bawan |
1 |
Dokumen |
Ujian berbasis kertas berjalan lancar; diperlukan workshop penulisan
soal. |
|
3 |
Melakukan monitoring Ujian Akhir TP 2025/2026 dan pembinaan akuntabilitas
instrumen asesmen hasil belajar di MTsN 13 Agam. |
Laporan Monitoring dan Catatan Pembinaan Akademik MTsN 13 Agam |
1 |
Dokumen |
Ujian tertib; kualitas konstruksi bahasa pada butir soal perlu
ditingkatkan. |
|
4 |
Melakukan monitoring Ujian Akhir TP 2025/2026 dan pembinaan klinis
terkait teknik penyusunan soal di MTsS Muhammadiyah Sitalang. |
Laporan Monitoring dan Catatan Pembinaan Akademik MTsS M. Sitalang |
1 |
Dokumen |
Pelaksanaan ujian disiplin; guru perlu didampingi merumuskan soal
variatif. |
ANALISIS STRATEGIS
·
Secara umum, pelaksanaan teknis Ujian Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 di
seluruh madrasah sasaran berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
·
Mayoritas madrasah binaan masih menerapkan model ujian berbasis kertas (paper
and pen), kecuali MTsN 9 Agam yang telah sukses mengimplementasikan model
ujian daring (online).
·
Persiapan akreditasi di MTsN 9 Agam terpantau masih dalam proses (on-going)
untuk menyambut visitasi asesor yang diperkirakan jatuh pada bulan Juli 2026.
·
Berdasarkan uji petik lembaran soal, mutu dan kualitas estetika konstruksi
butir soal secara umum didiagnosis masih belum optimal dan belum memenuhi
standar evaluasi yang baik.
REKOMENDASI
·
Menginstruksikan Kepala MTsN 9 Agam beserta Tim Penjaminan Mutu Madrasah
untuk mengoptimalkan pemenuhan dokumen fisik instrumen akreditasi sebelum
tenggat waktu visitasi bulan Juli 2026.
·
Mengimbau seluruh Kepala Madrasah binaan di Kecamatan IV Nagari untuk
mengadakan pendampingan berkala terkait teknik penyusunan soal yang bermutu
sesuai dengan rujukan KMA 1503 Tahun 2025 dan SK Dirjen Pendis No. 6934 Tahun
2014.
·
Mendorong MTsS Bawan, MTsN 13 Agam, dan MTsS Muhammadiyah Sitalang untuk
mulai merencanakan migrasi ujian berbasis kertas ke ujian digital
luring/daring, dengan mencontoh praktik baik dari MTsN 9 Agam.
LAPORAN
MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN UJIAN AKHIR TAHUN
·
Hari/Tanggal : Rabu, 3 Juni 2026
·
Wilayah Kerja : Kecamatan Tanjung Raya,
Kabupaten Agam
·
Madrasah Sasaran : MAN 4 Agam, MTsS MTI Bayur,
MAS MTI Bayur, dan MAN 1 Agam
·
Kompetensi Pengawas :
Supervisi Akademik, Supervisi Manajerial, dan Evaluasi Pendidikan
URAIAN KEGIATAN & TEMUAN LAPORAN (FORMAT FORMAL E-KINERJA)
1. MAN 4 Agam
·
Uraian Kegiatan: Melakukan monitoring pelaksanaan
ujian akhir tahun berbasis online,
berdiskusi bersama Wakil Kepala Madrasah serta Kaur TU, sekaligus melakukan uji
petik kualitas soal menggunakan aplikasi AIVALS.
·
Temuan (Diagnostic):
o Pelaksanaan
ujian berbasis digital berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala
teknis yang berarti.
o Hasil
analisis aplikasi AIVALS menunjukkan mayoritas butir soal belum memenuhi
standar Higher Order
Thinking Skills (HOTS) serta memiliki tingkat validitas dan reliabilitas
pada kategori sedang hingga rendah.
·
Rekomendasi Tindak Lanjut (Prescriptive): memberikan
pembinaan teknis singkat kepada guru mata pelajaran mengenai metodologi
penyusunan instrumen soal berbasis HOTS untuk asesmen di masa mendatang sesuai
standar SK Dirjen Pendis No 6934 Th 2014.
2. MTsS dan MAS MTI Bayur (Satu Lokasi)
·
Uraian Kegiatan: Melakukan monitoring langsung
terhadap pelaksanaan ujian akhir tahun untuk mata pelajaran kepondokan (kitab).
·
Temuan (Diagnostic): Pelaksanaan ujian berlangsung
aman dan tertib dengan menggunakan moda konvensional berbasis Kertas dan Pulpen
(KP).
·
Rekomendasi Tindak Lanjut (Prescriptive): Mendorong
pihak manajemen madrasah untuk mulai memetakan digitalisasi bank soal mata
pelajaran pondok tanpa mengurangkan esensi dan khazanah keilmuan tradisional
pesantren.
3. MAN 1 Agam (Lokasi Sementara: Gedung MDA
Perti Maninjau)
·
Uraian Kegiatan: Melakukan monitoring pelaksanaan
ujian moda kertas-pulpen di lokasi darurat, memberikan pembinaan guru, serta
menginisiasi program gerakan literasi madrasah.
·
Temuan (Diagnostic):
o Ujian
terpaksa dialihkan ke Gedung MDA milik Perti Maninjau dikarenakan gedung utama
MAN 1 Agam sedang dalam proses rehabilitasi berat, namun proses ujian tetap
berjalan kondusif.
o Ditemukan
ruang aktualisasi budaya literasi bagi guru senior yang perlu diwadahi sebagai
bentuk transfer keteladanan (legacy) kepada guru-guru junior.
·
Rekomendasi Tindak Lanjut (Prescriptive): memberikan challenge (tantangan)
terukur kepada guru-guru senior untuk menulis buku antologi mengenai memoar
suka-duka ASN, dengan target peluncuran (launching) dan bedah buku bersama Kepala Kantor
Kemenag Kabupaten Agam pada puncak Hari Guru Nasional (HGN), November 2026.
REKAPITULASI TABEL
ISIAN E-KINERJA ASN
|
NO |
KEGIATAN (Kata Kerja Operasional) |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melakukan monitoring
dan evaluasi pelaksanaan Ujian Akhir Tahun (UAT) madrasah negeri dan swasta. |
Laporan
Hasil Monitoring Ujian |
4 |
Dokumen |
Terlaksana
di MAN 4 Agam, MTsS & MAS MTI Bayur, dan MAN 1 Agam. |
|
2 |
Mengevaluasi
kualitas butir soal ujian menggunakan perangkat digital analisis asesmen. |
Hasil
Uji Petik Analisis Soal (AIVALS) |
1 |
Paket |
Ditemukan
indikasi instrumen ujian belum sepenuhnya berbasis HOTS. |
|
3 |
Memberikan pembinaan
profesionalisme guru dan penguatan gerakan literasi madrasah. |
Notulen
Pembinaan & Komitmen Karya Literasi |
2 |
Kegiatan |
Dilaksanakan
di MAN 4 Agam dan MAN 1 Agam (Gedung MDA Perti). |
Saran Inovasi:
Mengingat kendala
fisik bangunan yang dialami MAN 1 Agam serta hasil temuan aplikasi AIVALS di
MAN 4 Agam, saya dapat
menginisiasi gerakan "Salingka
Maninjau Digital Item-Bank (Sandi-Man)". Ini adalah wadah kolaborasi
luring/daring berbasis awan (cloud)
berskala mikro khusus kecamatan Tanjung Raya, di mana guru-guru dari empat
madrasah yang saya kunjungi hari ini dapat saling berbagi, memvalidasi, dan
menguji keterbacaan soal HOTS secara bersama sebelum diujikan. Melalui wadah
ini, draf tulisan antologi guru senior juga dapat dikurasi secara bertahap
menuju target November 2026.
LAPORAN KINERJA
HARIAN PENGAWAS MADRASAH
- Hari/Tanggal : Kamis, 4
Juni 2026
- Lokasi
Kerja : Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Agam & Lingkungan Binaan
- Kompetensi
Pengawas : Supervisi
Akademik, Evaluasi Pendidikan, dan Kompetensi Sosial
Uraian Kegiatan & Temuan Laporan (Format Formal E-Kinerja)
- Uraian
Kegiatan:
- Melakukan koordinasi kedinasan dan
menghadap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Agam
di ruang kerja beliau guna melaporkan kesiapan serta berpamitan terkait
penugasan menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Rapat Koordinasi
Nasional (Rakornas) Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawasmad)
Nasional di Bandung, Jawa Barat. Perjalanan dinas tersebut didasarkan
pada Surat Tugas resmi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi
Sumatera Barat yang berlaku mulai tanggal 7 hingga 14 Juni 2026,
sedangkan inti agenda nasional akan berlangsung pada tanggal 9 hingga 11
Juni 2026.
- Melaksanakan fungsi pendampingan
sosial-keagamaan bersama Bapak Yusmadi
(sesama rekan Pengawas Madrasah sekaligus Pengurus Majelis Ta'lim Yasinan
Kabupaten Agam) untuk menghadap Kakankemenag Agam dalam rangka
menyampaikan undangan resmi dan mengoordinasikan rencana kegiatan Majelis
Ta'lim Yasinan yang akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin
Siti Manggopoh.
- Menyusun dan menyelaraskan dokumen
laporan berkala hasil monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Tahun (UAT) dari
seluruh madrasah binaan di wilayah Kabupaten Agam agar siap diunggah ke
sistem digital Kementerian Agama.
- Merancang instrumen pembinaan, bahan tayang, dan
skenario pembelajaran berbasis growth mindset
sebagai persiapan matang selaku narasumber workshop peningkatan kompetensi
guru yang dijadwalkan di MAN 1 Pasaman dan MAN 1 Tanah Datar.
- Temuan
(Diagnostic):
- Administrasi
keberangkatan dinas luar provinsi (Silatnas dan Rakornas Pokjawasmad)
telah tervalidasi secara hukum dengan terbitnya Surat Tugas Kanwil,
sehingga fokus pengawasan dapat disinergikan dengan isu-isu makro tingkat
nasional.
- Sinergitas
antara pengawas madrasah, unsur pimpinan Kemenag, dan lembaga pendidikan
keagamaan tradisional seperti Pondok Pesantren Nurul Yaqin Siti Manggopoh
terjalin dengan sangat baik, menunjukkan implementasi nyata dari
kompetensi sosial pengawas.
- Dokumen
hasil monitoring UAT di lapangan masih memerlukan standardisasi digital
yang seragam agar proses pemetaan mutu di tingkat Seksi Pendidikan
Madrasah (Penmad) berjalan lebih efisien.
- Guru-guru
di MAN 1 Pasaman dan MAN 1 Tanah Datar memerlukan pendekatan diseminasi
materi yang adaptif, variatif, dan menyentuh aspek emosional spiritual
agar implementasi kurikulum berjalan optimal.
- Rekomendasi
Tindak Lanjut (Prescriptive):
- Memastikan
seluruh tugas mandatori pengawasan di tataran lokal Kabupaten Agam
didelegasikan secara tertulis atau dikoordinasikan dengan baik selama
masa perjalanan dinas ke Bandung (7-14 Juni 2026) demi menjaga
kontinuitas layanan administrasi.
- Mengawal
kepastian kehadiran Kakankemenag Agam atau pejabat yang mewakili dalam
agenda Majelis Ta'lim Yasinan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Siti
Manggopoh guna memperkuat syiar dan hubungan sektoral.
- Menyelesaikan
proses digitalisasi dokumen laporan monitoring UAT secara komprehensif
sebelum tanggal keberangkatan dinas.
- Mengintegrasikan
nilai kearifan lokal Minangkabau dan dalil naqli ke dalam modul workshop
untuk MAN 1 Pasaman dan MAN 1 Tanah Datar guna menciptakan suasana diklat
yang bermakna.
REKAPITULASI TABEL ISIAN E-KINERJA ASN
|
NO |
KEGIATAN (Kata Kerja
Operasional) |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melakukan
koordinasi dan pelaporan rencana perjalanan dinas Silatnas & Rakornas
Pokjawasmad Nasional kepada Kepala Kantor. |
Dokumen
Koordinasi & Surat Tugas |
1 |
Laporan |
Persiapan
keberangkatan ke Bandung berdasarkan Surat Tugas Kanwil tanggal 7-14 Juni
2026. |
|
2 |
Melaksanakan
pendampingan pengurus Majelis Ta'lim Yasinan Kabupaten Agam dalam koordinasi kegiatan
bersama Kakankemenag. |
Dokumen
Fasilitasi / Undangan |
1 |
Kegiatan |
Sinergi
program keagamaan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Siti Manggopoh. |
|
3 |
Menyusun laporan
hasil evaluasi pelaksanaan Ujian Akhir Tahun (UAT) madrasah binaan di
Kabupaten Agam. |
Dokumen
Laporan Evaluasi |
1 |
Dokumen |
Bahan berkala
untuk pemetaan mutu pada Seksi Pendidikan Madrasah. |
|
4 |
Merancang materi
presentasi dan modul suplemen workshop peningkatan mutu guru madrasah. |
File Bahan
Tayang & Skenario |
2 |
Paket |
Persiapan
narasumber untuk MAN 1 Pasaman dan MAN 1 Tanah Datar. |
RANCANGAN SKENARIO & MATERI WORKSHOP
1. Tema Utama yang Disarankan
"Guru Hebat, Madrasah Bermartabat: Menjemput Masa Depan Pendidikan
dengan Nilai Syarak dan Transformasi Digital"
2. Landasan Filosofis & Kearifan Lokal Minangkabau
- Dalil
Naqli (Al-Mujadilah: 11): Menekankan bahwa Allah SWT
akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan
beberapa derajat. Tugas guru adalah menuntun generasi muda mencapai
derajat mulia tersebut.
- Pituah
Minang Relevan:
"Alam
takambang jadi guru."
(Maknanya:
Seorang pendidik di madrasah harus menjadi pembelajar sepanjang hayat yang
adaptif terhadap tanda-tanda zaman, perkembangan teknologi, dan dinamika
regulasi).
3. Ide Ice Breaking Interaktif: "Sambung Kata Kearifan"
- Mekanisme
Pelaksanaan: Mintalah seluruh peserta workshop untuk berdiri. saya
menyebutkan satu kata pemantik terkait dunia pengajaran (misalnya:
"Murid", "Digital", atau "Merdeka"). Peserta
berikutnya harus menyambung kata tersebut menjadi satu kalimat filosofis
utuh secara cepat dalam waktu maksimal 3 detik, lalu menunjuk rekan di
sebelahnya. Peserta yang terlambat atau gagal wajib menampilkan pantun
motivasi spontan. Ice breaking ini sangat efektif untuk memicu
konsentrasi, mencairkan kekakuan birokrasi, dan membangun kedekatan
emosional.
Saran Inovasi:
Mengingat saya akan
menghadiri Rakornas Pokjawasmad Nasional di Bandung, momen ini dapat
dimanfaatkan sebagai wadah benchmarking (studi tiru) digital kilat. Saya akan mengumpulkan
instrumen supervisi berbasis digital terbaik dari pengawas-pengawas berprestasi
di pulau Jawa, untuk kemudian dimodifikasi dan diterapkan sekembalinya ke Agam.
Hasil dari Rakornas ini juga dapat dijadikan materi pengayaan eksklusif yang
segar saat saya tampil sebagai
narasumber di MAN 1 Pasaman dan MAN 1 Tanah Datar, sehingga guru-guru di sana
mendapatkan update informasi pendidikan tingkat nasional secara first-hand
(tangan pertama).
LAPORAN KINERJA HARIAN PENGAWAS
MADRASAH (LCKH)
·
Hari/Tanggal :
Jumat, 5 Juni 2026
·
Lokasi Kerja : Work From Anywhere / WFA)
·
Kompetensi Pengawas :
Evaluasi Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, serta Kompetensi Sosial
Uraian Kegiatan & Temuan Laporan (Format Formal
E-Kinerja)
·
Uraian Kegiatan:
1.
Melakukan
koordinasi kedinasan secara daring dengan Kepala MAN 2 Kota Solok guna
menindaklanjuti rekomendasi dari Bapak Hendri Pani Dias (Kakankemenag Kabupaten
Tanah Datar) terkait kesediaan saya menjadi Narasumber Workshop pada tanggal 20
Juni 2026.
2.
Merancang
skenario diklat dan peta konsep materi bertajuk "Optimalisasi
Artificial Intelligence (AI) sebagai Alat Bantu Guru untuk Merancang
Pembelajaran Bermutu" demi efisiensi kerja guru senior tanpa beban teknis
yang rumit.
3. Melaksanakan
tugas sebagai Tim Pengembang Kurikulum Kanwil Kemenag Sumbar dengan
melakukan review, analisis, dan revisi terhadap instrumen validasi Kurikulum
Madrasah (KMA 1503 Tahun 2025) untuk persiapan Angkatan Tahun Ajaran Baru
2026/2027.
4.
Menyusun
dan menyelesaikan administrasi berkala pengawasan berupa Laporan Capaian
Kinerja Harian (LCKH) ini sebagai bentuk akuntabilitas kinerja ASN saya selama
masa WFA.
·
Temuan (Diagnostic):
1. Komunikasi
dan jejaring kerja (networking)
lintas satker tingkat provinsi yang saya lakukan berjalan efektif berkat sistem
koordinasi berbasis kepemimpinan yang solid.
2. Saya
mengidentifikasi adanya kebutuhan mendesak di madrasah terhadap panduan
pemanfaatan AI yang sederhana, praktis, dan bebas dari istilah teknis
membingungkan bagi guru-guru senior.
3. Dalam
analisis saya, dokumen instrumen validasi kurikulum tingkat Kanwil memerlukan
penyesuaian regulasi terbaru agar selaras dengan dinamika transisi Kurikulum
Merdeka yang akan serentak diimplementasikan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
·
Rekomendasi Tindak Lanjut (Prescriptive):
1. Saya
akan menyusun modul ringkas berformat PDF (maksimal 3 lembar) tentang "Prompting Sederhana
untuk Guru" sebagai bahan pegangan luring pra-workshop bagi peserta di
MAN 2 Kota Solok.
1. Saya
segera mengirimkan draf final instrumen validasi kurikulum madrasah yang telah
saya revisi kepada Ketua Tim Pengembang Kurikulum Kanwil Kemenag Sumbar untuk
proses pengesahan.
2. Saya
memastikan instrumen validasi kurikulum yang direvisi telah mengakomodasi
variabel kondisi geografis daerah khusus (seperti kendala koneksi di pelosok wilayah
Agam dan sekitarnya).
REKAPITULASI TABEL ISIAN E-KINERJA ASN
|
NO |
KEGIATAN (Kata Kerja Operasional) |
OUTPUT |
VOLUME |
SATUAN |
KETERANGAN |
|
1 |
Melakukan koordinasi
teknis persiapan penugasan narasumber secara daring dengan MAN 2 Kota Solok. |
Catatan
Koordinasi / Lembar Komitmen |
1 |
Dokumen |
Tindak
lanjut rekomendasi Kakankemenag Tanah Datar untuk agenda saya pada 20 Juni
2026. |
|
2 |
Merancang
draf materi workshop pemanfaatan AI untuk penyusunan perangkat pembelajaran
bermutu. |
File
Bahan Tayang (PPT) & Silabus |
1 |
Paket |
Persiapan
materi diklat adaptif bagi guru madrasah yang saya ampu. |
|
3 |
Mereview dan merevisi
instrumen validasi Kurikulum Madrasah tingkat Provinsi Sumatera Barat. |
Draf
Instrumen Validasi Hasil Revisi |
1 |
Dokumen |
Penugasan
resmi selaku Tim Pengembang Kurikulum Kanwil jelang TP 2026/2027. |
|
4 |
Menyusun
Laporan Capaian Kinerja Harian (LCKH) Pengawas Madrasah. |
Dokumen
LCKH Digital |
1 |
Dokumen |
Pemenuhan
kewajiban administrasi saya dalam mode kerja WFA. |
RANCANGAN PENGEMBANGAN MATERI WORKSHOP AI
Mengingat sasaran
audiens saya adalah guru madrasah di lingkungan perkotaan yang dinamis namun
heterogen tingkat literasi digitalnya, berikut adalah kerangka pendekatan
materi yang saya formulasikan:
1. Filosofi Pembelajaran Modern
·
Dalil Naqli (Ali 'Imran: 190): Saya mengajak guru
merenungi konsep Ulul Albab
(orang-orang yang berakal), yaitu mereka yang terus memikirkan penciptaan
langit dan bumi. AI saya posisikan sebagai hasil tadabur akal manusia untuk
membantu meringankan beban administrasi, bukan menggantikan ruh (spiritual touch) seorang
guru.
·
Pituah Minang: "Manuruik alua jo patuik, mambao sasek ka nan
rando." (Teknologi AI saya tekankan untuk digunakan menurut alur dan
kepatutan, agar membawa kemudahan, bukan penyesatan budaya atau hilangnya etika
akademik).
2. Ice Breaking Pendekatan Teknologi: "Manusia vs
Mesin"
· Mekanisme: Saya akan meminta salah satu guru senior
menyebutkan sebuah topik materi pelajaran yang sulit dicari contoh kontekstual
lokalnya. Saya kemudian menantang forum untuk beradu cepat: satu perwakilan
guru berpikir manual, sementara saya mengetikkan instruksi (prompt) di depan layar menggunakan
AI. Ketika AI mengeluarkan hasil yang variatif dalam 5 detik, saya akan
merefleksikan bahwa "AI
sangat cepat, namun ia tidak punya hati. Hati dan kasih sayang itu hanya ada
pada bapak dan ibu guru di ruangan ini." Langkah ini terbukti efektif
membangun rasa percaya diri guru senior.
Saran Inovasi:
Agar instrumen
validasi kurikulum madrasah yang saya revisi untuk Kanwil memiliki daya guna
tinggi, saya formulasikan "Kriteria
Validasi Adaptif Jaringan". Mengingat disparitas infrastruktur di
Sumatera Barat, saya membedakan indikator penilaian antara madrasah di pusat
kota yang berbasis platform cloud
penuh (seperti Solok atau Bukittinggi) dengan madrasah di daerah pelosok
luhak/pesisir yang membutuhkan metode validasi berbasis dokumen fisik atau
semi-digital. Langkah ini memperkuat posisi saya sebagai konseptor kurikulum
yang taktis dan solutif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar